ILAGA, nokenlive.com — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meluas di Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Hingga Minggu (23/8/2026), sekitar 52 hektare lahan dilaporkan terbakar akibat kondisi kemarau yang melanda wilayah tersebut.
Dandim 1717/Puncak Letkol Inf Himawan Adi Susanto melaporkan, kebakaran tersebar di tujuh distrik dengan puluhan titik api masih terpantau di sejumlah wilayah.
Hal tersebut di sampaikan dalam rapat koordinasi penanganan El Nino Provinsi Papua melalui Zoom, Minggu (23/8/2026).
Dandim 1717/Puncak, Letkol Inf Himawan Adi Susanto mengatakan di Distrik Agandugume, terdapat dua titik kuning yang masih terpantau. Sementara di Ilaga Utara, terdapat satu titik merah dan tiga titik kuning. Satu titik api besar di wilayah tersebut sebelumnya berhasil dipadamkan oleh personel Pasukan Tugas (Pasgas).

Lokasi kebakaran di Ilaga Utara berada di sekitar rawa dan hamparan ilalang. Kondisi tersebut dinilai berpotensi membuat api kembali meluas, terlebih dengan kondisi cuaca yang masih kering.
Di Distrik Gome, masih terdapat satu titik merah. Sedangkan di Omukia, terpantau dua titik merah dan delapan titik kuning.
Karhutla juga terjadi di Mage’abume, dengan sembilan titik kuning yang masih terpantau. Medan pegunungan yang ekstrem menjadi salah satu kendala bagi personel dalam menjangkau lokasi kebakaran.
Sementara itu, di Gome Utara, masih terdapat empat titik kuning. Pemerintah daerah bersama aparat terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan titik panas dan kebakaran guna mencegah api meluas.
Adapun sebaran titik api yang dilaporkan meliputi Agandugume sebanyak dua titik kuning, Ilaga Utara satu titik merah dan tiga titik kuning, Gome satu titik merah, Ilaga lima titik kuning, Omukia dua titik merah dan delapan titik kuning, Mage’abume sembilan titik kuning, serta Gome Utara empat titik kuning.
Kondisi kemarau dan medan yang sulit dijangkau menjadi tantangan dalam penanganan karhutla di Puncak. Pemerintah daerah bersama aparat terus melakukan pemantauan dan upaya pemadaman di lokasi yang masih terdapat titik api.
Kewaspadaan juga terus ditingkatkan untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran, terutama pada wilayah yang memiliki vegetasi kering dan mudah terbakar.
(Lisa – Redaksi DA)







Apa komentar anda ?