ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Rabu, Agustus 5, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Pemkot Jayapura Gelar Monev Triwulan II 2026, Realisasi Fisik Capai 60,19 Persen dan Keuangan 32,49 Persen

Pemkot Jayapura Gelar Monev Triwulan II 2026, Realisasi Fisik Capai 60,19 Persen dan Keuangan 32,49 Persen

Oleh : Noken Live
4 Agustus 2026
Di Kabar Port Numbay
0
Pemkot Jayapura Gelar Monev Triwulan II 2026, Realisasi Fisik Capai 60,19 Persen dan Keuangan 32,49 Persen

Foto oleh Andika. Keterangan Foto: Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi Meja Triwulan 2 Tahun 2026 Tingkat Kota Jayapura, Di Aula Sian Soor Kantor Walikota Jayapura, Selasa (4/8).

JAYAPURA, nokenlive.com – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Jayapura melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Meja Triwulan II Tahun 2026.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, dan berlangsung di Aula Sian Soor, Kantor Wali Kota Jayapura, Selasa (4/8).

Turut hadir Wakil Ketua I DPRK Kota Jayapura, Kepala Bapperida Kota Jayapura, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Jayapura, serta Sekretaris Daerah Kota Jayapura.

Dalam laporannya, Kepala Bapperida Kota Jayapura, Roby Kefas Awi, mengatakan bahwa progres realisasi fisik dan keuangan hingga Triwulan II Tahun 2026 menunjukkan realisasi fisik mencapai 60,19 persen, sedangkan realisasi keuangan mencapai 32,49 persen.

“Untuk serapan anggaran hingga Juli 2026 mencapai Rp201.667.378.930 dari total anggaran belanja Tahun 2026 sebesar Rp630.760.472.963,” katanya.

Ia menjelaskan, anggaran tersebut digunakan untuk membiayai 213 program, 385 kegiatan, dan 1.166 subkegiatan.

“Anggaran tersebut digunakan untuk membiayai 213 program, 385 kegiatan, dan 1.166 subkegiatan,” paparnya.

Roby menambahkan, berdasarkan laporan yang disajikan, terdapat sekitar 13 organisasi perangkat daerah (OPD) yang realisasi fisik maupun keuangannya masih berada di bawah 50 persen hingga Juli 2026. OPD tersebut terdiri atas dinas, distrik, dan kelurahan yang telah melakukan input data melalui aplikasi Sirefka (Sistem Realisasi Fisik dan Keuangan) Pemerintah Kota Jayapura.

Menurut Roby, keterlambatan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya laporan fisik yang belum terealisasi, mutasi atau pergantian Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan bendahara pada sejumlah OPD, serta kendala administratif lainnya.

Sementara itu, realisasi Dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahun 2026 menunjukkan realisasi fisik mencapai 57,81 persen, sedangkan realisasi keuangan baru mencapai 19,19 persen.

“Dari total anggaran Otsus sebesar Rp168.770.065.000, dana tersebut dikelola oleh 21 OPD, satu rumah sakit, dan 14 puskesmas di Kota Jayapura,” ungkap Roby kepada media, Selasa (4/8).

Ia menambahkan bahwa anggaran tersebut digunakan untuk membiayai 66 program, 94 kegiatan, dan 322 subkegiatan yang bersumber dari Dana Otsus Tahun 2026.

“Anggaran tersebut digunakan untuk membiayai 66 program, 94 kegiatan, dan 322 subkegiatan yang didanai melalui Dana Otsus Tahun 2026,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, berharap seluruh pimpinan OPD beserta jajarannya, termasuk kepala distrik dan kepala kelurahan, dapat mempercepat realisasi pelaksanaan kegiatan, terutama bagi OPD yang realisasinya masih berada di bawah 50 persen.

Ia juga berharap seluruh kegiatan dan program yang dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Alokasi Umum (DAU), maupun Dana Otsus dapat diselesaikan sebelum 15 Desember 2026, baik dari sisi pelaksanaan fisik maupun pertanggungjawaban keuangannya.

Di tempat yang sama, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Jayapura, Desi Yanti Wanggai, mengatakan bahwa realisasi belanja daerah telah mencapai 46,61 persen.

“Sedangkan belanja operasional yang meliputi belanja pegawai, belanja hibah, belanja barang dan jasa, serta bantuan sosial telah mencapai 48,03 persen. Sementara itu, realisasi belanja modal mencapai 24,63 persen,” jelasnya.

Desi mengatakan, hingga 3 Agustus 2026, masih terdapat 13 OPD yang realisasi keuangannya belum melampaui 50 persen dari total 43 OPD di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura.

Ia menjelaskan keterlambatan realisasi keuangan tersebut disebabkan belum dilakukannya penginputan data ke dalam aplikasi Sirefka. Selain itu, mutasi bendahara dan PPTK di tengah pelaksanaan kegiatan juga menyebabkan keterlambatan penyampaian laporan keuangan.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRK Kota Jayapura, Max Karubaba, mengatakan bahwa setelah mengikuti pemaparan hasil monitoring dan evaluasi, pihak DPRK berharap seluruh OPD, distrik, kelurahan, dan puskesmas segera mempercepat penyelesaian program dan kegiatan, terutama bagi 13 OPD yang realisasinya masih di bawah 50 persen.

“Hal ini penting agar tidak terjadi sisa lebih pembiayaan anggaran (SiLPA) yang dapat merugikan daerah dari sisi penyerapan anggaran pada tahun berikutnya,” tegasnya.

Khusus untuk Dana Otsus, DPRK Kota Jayapura juga sedang membentuk Panitia Khusus (Pansus) Otsus guna mengawal pemanfaatan dana tersebut agar tepat sasaran dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya Orang Asli Papua (OAP) dan masyarakat Port Numbay di Kota Jayapura.

(Melviandres P – Redaksi DA)

Tags: Bapperida Kota JayapuraDPRK Kota Jayapurakota jayapuraPemerintah Kota Jayapura
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

HUT Perdana PRI Digelar 8 Agustus, Fokus Perkuat Konsolidasi dan Eksistensi Partai

Berita Selanjutnya

Belajar Dua Jam, Orang Tua SD Lentera Harapan Pertanyakan Dinas Pendidikan

Berita Terkait

Moto Kota Jayapura Akan Ditambah Bahasa Skouw, Begini Sebutannya
Kabar Port Numbay

Moto Kota Jayapura Akan Ditambah Bahasa Skouw, Begini Sebutannya

Jaga Keberlangsungan Layanan Air Minum, BUMD Air Minum se-Tanah Papua Laksanakan Musyawarah
Kabar Daerah

Jaga Keberlangsungan Layanan Air Minum, BUMD Air Minum se-Tanah Papua Laksanakan Musyawarah

Tingkatkan Mitigasi, Pengelola Objek Wisata Ikut Pelatihan Keamanan dan Keselamatan
Budaya dan Pariwisata

Tingkatkan Mitigasi, Pengelola Objek Wisata Ikut Pelatihan Keamanan dan Keselamatan

Ribuan Warga Hadiri Jalan Santai dalam Rangka Pencanangan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026 di Kota Jayapura
Kabar Port Numbay

Ribuan Warga Hadiri Jalan Santai dalam Rangka Pencanangan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026 di Kota Jayapura

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua