LANNY JAYA, nokenlive.com — Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya terus memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan program otonomi khusus (Otsus) melalui kunjungan kerja dan audiensi Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) Provinsi Papua Pegunungan, 22 Juli 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Lanny Jaya tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Lanny Jaya, Aletinus Yigibalom, S.Pd, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Lanny Jaya, Tendien Wenda, S.Th., S.IP., M.Si, bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya.
Kunjungan kerja tersebut bertujuan melakukan sinkronisasi, harmonisasi, evaluasi, dan koordinasi terkait pelaksanaan dana otonomi khusus, khususnya pada sektor pendidikan, kesehatan, pemberdayaan masyarakat, keamanan, ekonomi produktif, infrastruktur, ketahanan pangan, serta pengembangan potensi daerah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Lanny Jaya, Tendien Wenda, menyampaikan bahwa kehadiran BP3OKP menjadi bagian penting dalam memastikan program Otsus berjalan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami bersama-sama melakukan sinkronisasi, harmonisasi, evaluasi, dan koordinasi pelaksanaan dana otonomi khusus, baik di bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan maupun keamanan di Kabupaten Lanny Jaya,” ujar Tendien.
Ia berharap pendampingan dari BP3OKP dapat terus berlanjut sehingga pemanfaatan dana Otsus benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat.
“Harapan kami penggunaan dana otonomi khusus tepat sasaran, sehingga masyarakat Lanny Jaya mendapatkan manfaat dan perubahan terus terjadi dari waktu ke waktu. Kami berharap BP3OKP terus mendampingi kami dalam memajukan masyarakat Papua Pegunungan, khususnya Kabupaten Lanny Jaya,” katanya.
Menurutnya, sejumlah program unggulan daerah seperti Lanny Jaya Sehat, Lanny Jaya Cerdas, dan Lanny Jaya Mandiri telah berjalan melalui dukungan dana Otsus dan akan terus dikembangkan.
“Program Lanny Jaya Sehat, Lanny Jaya Cerdas, dan Lanny Jaya Mandiri sudah berjalan. Ke depan tinggal peningkatan dan pengembangan agar masyarakat semakin bertumbuh melalui pemberdayaan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan,” jelasnya.
Sementara itu, Anggota BP3OKP Provinsi Papua Pegunungan, Gaad Piramid Tabuni, S.P., M.M., memberikan apresiasi terhadap keterbukaan Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya dalam membangun komunikasi dan kerja sama.
“Kesan pertama kami, pelayanan Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya sangat luar biasa. Bapak Bupati, Bapak Sekda, dan seluruh OPD sangat antusias mengikuti setiap diskusi yang kami lakukan,” ungkapnya.
Ia menilai pelaksanaan program Otsus di Lanny Jaya telah menunjukkan perkembangan positif dan menjadi contoh dalam pengelolaan pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat.

“Otonomi khusus harus fokus pada pendidikan, kesehatan, ekonomi kreatif, dan keamanan. Kami melihat di Lanny Jaya hal tersebut sudah berjalan dengan baik. Ini bukan hanya bicara, tetapi ada fakta dan program nyata,” tegas Gaad.
Usai kegiatan pembukaan, tim BP3OKP bersama jajaran pemerintah daerah melanjutkan koordinasi dengan masing-masing bidang dan kelompok kerja (Pokja) untuk memperkuat pelaksanaan program pembangunan di Kabupaten Lanny Jaya.
(Dwi Andreas – Redaksi DA)





Apa komentar anda ?