ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Sabtu, Juni 27, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Bertahan Jualan dari Rumah, Perajin Noken Papua Butuh Tempat Usaha

Bertahan Jualan dari Rumah, Perajin Noken Papua Butuh Tempat Usaha

"Dari hasil jualan ini kami bisa membangun ekonomi keluarga. Kami membantu biaya sekolah dan kuliah adik-adik, membeli kebutuhan pendidikan, bahkan membantu keluarga atau teman yang sedang sakit"

Oleh : Nokenlive
27 Juni 2026
Di Papua Pegunungan, UKM, Bisnis dan Keuangan
0
Bertahan Jualan dari Rumah, Perajin Noken Papua Butuh Tempat Usaha

Keterangan: Mikana Tabuni, Perajin Noken Papua di Wamena saat memperlihatkan hasil kerajinannya di Wamena. (Foto/Tundemin Kogoya)

Wamena, Nokenlive.com – Di balik indahnya kerajinan noken bermotif burung cendrawasih, tersimpan perjuangan seorang perajin lokal yang hingga kini masih bertahan memasarkan produknya dari rumah. Pelaku UMKM asal Distrik Tagime, Kabupaten Jayawijaya, Mikana Tabuni, berharap pemerintah menyediakan tempat usaha agar produk khas Papua Pegunungan semakin dikenal dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selama ini, Mikana mengandalkan keterampilan merajut dan membuat berbagai kerajinan tangan khas Papua sebagai sumber penghasilan utama keluarga. Dari usaha tersebut, ia tidak hanya memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga membantu biaya pendidikan anggota keluarga hingga memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan.

Saat ditemui di kawasan Pasar Baru, Jalan Papua, Wamena, Sabtu (27/6/2026), Mikana memperlihatkan beragam hasil karyanya, mulai dari noken asli, noken rajut bermotif burung cendrawasih, anting-anting, gelang, pita rambut, bandana, sali, pot bunga, sepatu, sandal, rok rajut, topi rajut, hingga pakaian bermotif khas Papua.

Ia menjelaskan, noken bermotif burung cendrawasih menjadi salah satu produk unggulan dengan dua variasi warna yang menggambarkan burung cendrawasih jantan dan betina.

“Dari hasil jualan ini kami bisa membangun ekonomi keluarga. Kami membantu biaya sekolah dan kuliah adik-adik, membeli kebutuhan pendidikan, bahkan membantu keluarga atau teman yang sedang sakit,” ujar Mikana.

Meski permintaan terhadap produknya terus ada, Mikana mengaku pengembangan usahanya masih terkendala karena belum memiliki lokasi usaha permanen. Seluruh hasil produksi masih disimpan dan dipasarkan dari rumah.

“Barang sudah ada, tetapi saya belum punya tempat berjualan. Sementara ini pembeli datang langsung ke rumah. Saya ingin berjualan di pasar atau tempat yang lebih strategis, tetapi belum memiliki lapak,” katanya.

Karena itu, Mikana berharap Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan melalui dinas yang membidangi UMKM, koperasi, dan pariwisata dapat menyediakan kios atau ruko bagi pelaku UMKM lokal.

Menurutnya, keberadaan tempat usaha akan membuka akses pemasaran yang lebih luas, memperkenalkan kerajinan khas Papua Pegunungan kepada wisatawan, sekaligus meningkatkan pendapatan para perajin.

“Saya berharap pemerintah memperhatikan usaha kami dengan menyediakan tempat atau ruko untuk berjualan. Usaha ini sudah mulai berkembang, tinggal membutuhkan tempat agar hasil karya kami semakin dikenal dan bisa meningkatkan ekonomi keluarga maupun masyarakat,” tutup Mikana.

(Tundemin/Redaksi)

Tags: Mikana TabuniPemerintah Papua Pegununganpemkab jayawijayaPerajin NokenPerajin Noken Butuh LapakUMKMwamena
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Dinas Pendidikan Papua Tengah Bantah Pengajuan Bantuan Studi Lewat Dinas

Berita Selanjutnya

Resmikan GKII Petrus Kalimangga, Bupati Elvis Tabuni Ajak Jemaat Perkuat Kerukunan dan Persatuan

Berita Terkait

DPRK Jayawijaya Mulai Sidang II, APBD 2025 dan Perubahan Anggaran Jadi Prioritas
Papua Pegunungan

DPRK Jayawijaya Mulai Sidang II, APBD 2025 dan Perubahan Anggaran Jadi Prioritas

Kasus Scabies, Malaria, dan Diare Meningkat di Yalimo, Plt Kepala Puskesmas Elelim Ajak Warga Tingkatkan Kebersihan
Kesehatan

Kasus Scabies, Malaria, dan Diare Meningkat di Yalimo, Plt Kepala Puskesmas Elelim Ajak Warga Tingkatkan Kebersihan

Muskota IV, KADIN Papua Dorong Pengusaha Jayapura Bangkit dan Berinovasi
Kabar Port Numbay

Muskota IV, KADIN Papua Dorong Pengusaha Jayapura Bangkit dan Berinovasi

Bupati Yalimo Tegaskan Proses Penindakan 137 ASN Mangkir Berpuluh Tahun, Tim Khusus Mulai Bekerja
Papua Pegunungan

Bupati Yalimo Tegaskan Proses Penindakan 137 ASN Mangkir Berpuluh Tahun, Tim Khusus Mulai Bekerja

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua