YALIMO, nokenlive.com — Dinas Pendidikan Kabupaten Yalimo menggelar rapat bersama dalam rangka persiapan penyaluran dana bantuan pendidikan bagi mahasiswa dan mahasiswi asal Kabupaten Yalimo yang sedang menempuh pendidikan di 11 kota studi perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Yalimo, Paul Yare, S.Pd, didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan Yalimo, Yoteni Wilil, para kepala bidang, kepala seksi, serta staf di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Yalimo. Kegiatan rapat dipusatkan di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Yalimo. Kamis, (21/05/2026).

Dalam rapat tersebut, dibahas agenda penyaluran bantuan dana pendidikan kepada mahasiswa asal Yalimo yang tersebar di berbagai kota studi di Indonesia. Pemerintah Kabupaten Yalimo melalui Dinas Pendidikan memastikan bantuan tersebut akan mulai disalurkan pada Mei 2026.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Yalimo, Paul Yare, S.Pd mengatakan, pemerintah daerah pada tahun anggaran 2026 telah menyiapkan bantuan dana pendidikan bagi mahasiswa asal Yalimo yang sedang kuliah di 11 kota studi di Indonesia.

“Pemerintah daerah Kabupaten Yalimo dalam tahun anggaran 2026 ini akan menyalurkan dana kepada mahasiswa asal Kabupaten Yalimo yang belajar di 11 kota studi di seluruh Indonesia,” ujar Paul Yare seusai rapat bersama staf Dinas Pendidikan.
Ia menjelaskan, jumlah mahasiswa yang berhak menerima bantuan tersebut sebanyak 1.244 mahasiswa yang tersebar di 11 kota studi di seluruh Indonesia. Dana bantuan nantinya akan dikirim langsung ke rekening masing-masing mahasiswa melalui Bank Papua.
Menurutnya, bantuan tersebut diperuntukkan bagi mahasiswa aktif yang berada pada semester 2, 4, 6, dan 8, serta merupakan mahasiswa asli Kabupaten Yalimo yang memiliki KTP Yalimo.
“Dana bantuan tersebut dikirim lewat rekening mahasiswa masing-masing melalui Bank Papua. Bantuan ini diberikan kepada mahasiswa semester 2, 4, 6, dan 8 yang merupakan mahasiswa asal Kabupaten Yalimo dan memiliki KTP Yalimo,” jelasnya.
Paul Yare juga berharap agar bantuan dari pemerintah daerah itu benar-benar dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan pendidikan dan kegiatan perkuliahan mahasiswa selama menempuh studi di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
“Kami berharap kepada mahasiswa agar dana bantuan pemerintah daerah ini digunakan dengan sebaik-baiknya untuk menunjang biaya pendidikan,” katanya.
Ia menegaskan, apabila bantuan tersebut tidak digunakan sebagaimana mestinya dan justru dipakai untuk hal-hal yang tidak berkaitan dengan pendidikan, maka pemerintah daerah dapat mempertimbangkan penghentian bantuan pada tahap berikutnya.
“Apabila bantuan pemerintah daerah ini tidak digunakan dengan baik dan dipakai untuk hal-hal yang tidak diinginkan, maka bantuan selanjutnya tidak akan diberikan,” tegas Paul Yare.
Karena itu, dirinya mengimbau seluruh mahasiswa asal Yalimo di berbagai kota studi di Indonesia agar menghindari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun masa depan pendidikan mereka.
“Kami berharap dana bantuan dari Pemerintah Kabupaten Yalimo ini benar-benar digunakan untuk menunjang kegiatan kampus,” tutupnya. (Albert Oagay – Redaksi DA)





Apa komentar anda ?