ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Sabtu, Mei 9, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Wagub Papua Pegunungan Tegas Tolak Perang Suku: “Papua Tidak Bisa Terus Kehilangan Anak-Anaknya”

Wagub Papua Pegunungan Tegas Tolak Perang Suku: “Papua Tidak Bisa Terus Kehilangan Anak-Anaknya”

Oleh : Nokenlive
9 Mei 2026
Di Kabar Daerah, Papua Pegunungan
0
Wagub Papua Pegunungan Tegas Tolak Perang Suku: “Papua Tidak Bisa Terus Kehilangan Anak-Anaknya”

Foto : Istimewa. Keterangan Foto : Wakil Gubernur Papua Pegunungan, Dr. Ones Pahabol, S.E., M.M., Dalam Doorstop Sampaikan Penolakan Perang Suku Dan Imbau Seluruh Masyarakat Hidup Dalam Damai.

WAMENA-NOKENLIVE.com– Wakil Gubernur Papua Pegunungan, Dr. Ones Pahabol, S.E., M.M., menegaskan sikap tegas Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dalam menolak segala bentuk perang suku dan konflik horizontal yang terus terjadi di wilayah pegunungan Papua.

Pernyataan tersebut disampaikan Ones Pahabol usai menghadiri peluncuran Jayawijaya Community Gateway di Wamena, saat diwawancarai awak media di sela-sela akhir kegiatan, Jumat (08/05/2026).

Dalam keterangannya, Ones menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin konflik suku terus berulang karena dampaknya sangat besar terhadap kehidupan masyarakat, pelayanan publik, pendidikan, hingga masa depan pembangunan Papua Pegunungan.

“Kami pemerintah provinsi dengan sikap tegas bahwa namanya perang suku itu tidak boleh ada lagi di Papua Pegunungan ini,” tegas Ones Pahabol.

Menurutnya, pemerintah bersama gereja, tokoh adat, tokoh intelektual, dan seluruh elemen masyarakat selama ini telah berupaya meredam berbagai konflik yang terjadi. Namun, persoalan lanjutan seperti tuntutan pembayaran dan konflik berkepanjangan masih terus muncul di tengah masyarakat.

Ones menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga kedamaian daerah. Ia menilai seluruh pihak harus bersatu dan kembali mengedepankan nilai kemanusiaan serta ajaran Tuhan dibanding kepentingan kelompok.

“Kami pemerintah tidak sendirian, tetapi di bawah kuasa Tuhan. Jadi kita harus ikut hukum Tuhan daripada hukum manusia yang berubah-ubah,” ujarnya.

Dalam wawancara tersebut, Ones juga menyinggung berbagai peristiwa duka yang terjadi belakangan ini, termasuk musibah hanyutnya warga akibat jembatan putus yang dikabarkan menelan banyak korban.

Ia mengaku sangat prihatin karena setiap nyawa masyarakat Papua memiliki arti besar bagi masa depan daerah.

“Kami sedih dan turut berduka cita. Satu orang saja itu kerugian besar bagi kita, apalagi kalau korban sampai banyak,” katanya.

Menurut Ones, baik korban akibat perang suku maupun korban musibah lainnya harus menjadi pelajaran bersama agar masyarakat lebih menjaga persatuan dan menghindari konflik yang merugikan banyak pihak.

Ia juga menyoroti fakta bahwa banyak masyarakat yang sebenarnya tidak terlibat konflik justru ikut menjadi korban situasi sosial yang tidak kondusif.

“Ada beberapa orang yang tidak berdosa dan tidak salah, tetapi ikut menjadi korban. Ini yang sangat menyedihkan,” ungkapnya.

Wakil Gubernur Papua Pegunungan itu menilai perang suku tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga melumpuhkan aktivitas masyarakat secara luas.

Menurutnya, setiap kali konflik terjadi, sekolah dihentikan, jalan dipalang, toko dan kios tutup, bahkan aktivitas pemerintahan ikut terganggu.

“Kalau konflik terjadi, anak sekolah dihentikan, kantor tidak jalan, toko dan kios tutup. Kerugiannya sangat besar,” tegas Ones.

Ia menambahkan bahwa kondisi tersebut menjadi hambatan serius bagi percepatan pembangunan Papua Pegunungan yang saat ini sedang didorong pemerintah pusat maupun daerah.

Karena itu, Ones meminta seluruh kepala daerah, tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat di delapan kabupaten Papua Pegunungan untuk duduk bersama membangun komitmen perdamaian.

“Kita harus bicara bersama, gereja harus satu, tokoh adat harus satu, pemerintah juga satu untuk menolak perang suku ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ones Pahabol menegaskan bahwa Papua Pegunungan membutuhkan situasi aman dan damai agar masyarakat dapat mengejar kemajuan di bidang pendidikan, ekonomi, dan pembangunan sumber daya manusia.

Menurutnya, masyarakat Papua Pegunungan harus mulai meninggalkan budaya konflik dan beralih membangun masa depan generasi muda.

“Kita harus memberikan masyarakat tatanan hidup yang bagus supaya kemajuan ini bisa kita kejar,” katanya.

Di akhir keterangannya, Ones mengajak seluruh masyarakat Papua Pegunungan untuk hidup berdampingan, saling menjaga, dan membangun daerah dengan penuh damai serta sukacita.

“Sesuai kehendak Tuhan, kita harus hidup berdampingan, menjadi satu, membangun negeri ini dengan damai sejahtera, penuh sukacita, dan memajukan anak-anak kita sama seperti daerah lain di dunia,” pungkasnya.

Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan berharap seluruh masyarakat dapat mengutamakan dialog, persaudaraan, dan perdamaian demi terciptanya stabilitas keamanan yang mendukung percepatan pembangunan di wilayah pegunungan Papua.

(Tundemin Kogoya – Redaksi DA)

 

Tags: #Wagub Papua Pegununganones pahabolProvinsi Papua Pegununganwamena
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Jayawijaya Community Gateway Diluncurkan, Wamena Disiapkan Jadi Pusat Digital Papua Pegunungan

Berita Selanjutnya

Polisi Gerak Cepat Lakukan Penanganan Kericuhan Usai Laga Playoff Persipura Vs Adyaksa Fc Di Stadion Lukas Enembe

Berita Terkait

Peluk Erat Persipura, Gubernur Papua Tengah Undang Seluruh Pemain ke Nabire
Kabar Daerah

Peluk Erat Persipura, Gubernur Papua Tengah Undang Seluruh Pemain ke Nabire

Jayawijaya Community Gateway Diluncurkan, Wamena Disiapkan Jadi Pusat Digital Papua Pegunungan
Nasional

Jayawijaya Community Gateway Diluncurkan, Wamena Disiapkan Jadi Pusat Digital Papua Pegunungan

Marak Aksi Kriminal, Wagub : Pemkab Jayawijaya Siapkan Sidak Besar-Besaran
Hukum dan Kriminal

Marak Aksi Kriminal, Wagub : Pemkab Jayawijaya Siapkan Sidak Besar-Besaran

Delapan Rumah di Dok VIII Jayapura Hangus Terbakar, Polisi Pasang Garis Polisi dan Selidiki Penyebab
Hukum dan Kriminal

Delapan Rumah di Dok VIII Jayapura Hangus Terbakar, Polisi Pasang Garis Polisi dan Selidiki Penyebab

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

error: Nokenlive!!
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua