Festival Cap Go Meh Papua Tengah 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Harmoni dan Toleransi
NABIRE, Nokenlive.com – 17 April 2026 Pemerintah Provinsi Papua Tengah secara resmi membuka Festival Cap Go Meh Tahun 2026 yang digelar di halaman Gereja KSK Nabire. Kegiatan tersebut dibuka oleh Plt. Asisten Administrasi Umum, Viktor Fun, yang mewakili Gubernur Papua Tengah.
Acara ini dihadiri jajaran Forkopimda Papua Tengah dan Kabupaten Nabire, Bupati Nabire, pimpinan perbankan dan dunia usaha, kepala OPD di lingkungan Pemprov Papua Tengah, pimpinan BUMN dan swasta, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan pengurus PSMTI Papua Tengah.
Dalam sambutan tertulis Gubernur Papua Tengah yang dibacakan Viktor Fun, disampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah berkontribusi.
“Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat-Nya kita dapat hadir mengikuti pembukaan Festival Cap Go Meh Tahun 2026 dalam keadaan sehat,” ujarnya.
Festival tahun ini mengusung tema “Pesona Budaya Harmoni Nusantara” yang mencerminkan kehidupan masyarakat Papua Tengah yang beragam namun tetap hidup dalam semangat persaudaraan.

keterangan foto : Plt. Asisten Administrasi Umum, Viktor Fun, yang mewakili Gubernur Papua Tengah secara resmi membuka Festival Cap Go Meh Tahun 2026 yang digelar di halaman Gereja KSK Nabire.
“Keberagaman ini adalah kekuatan, dan perbedaan ini adalah anugerah,” demikian pesan gubernur dalam sambutannya.
Melalui festival ini, pemerintah daerah mengajak seluruh masyarakat untuk terus meneguhkan nilai toleransi, saling menghormati, dan hidup berdampingan secara damai antar umat beragama dan suku sebagai fondasi utama pembangunan daerah.
Selain sebagai ajang budaya, kegiatan ini juga menjadi ruang pertemuan berbagai budaya untuk saling mengenal dan melestarikan nilai-nilai luhur.
Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pengukuhan Pengurus PSMTI Provinsi Papua Tengah yang diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga harmoni sosial.
Pemerintah Provinsi Papua Tengah menilai festival ini memiliki peran strategis, tidak hanya dalam memperkuat persatuan sosial, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui UMKM, menggerakkan sektor pariwisata, serta membangun citra positif daerah sebagai wilayah yang damai dan inklusif.
Di akhir sambutan, Gubernur Papua Tengah secara resmi membuka Festival Cap Go Meh Tahun 2026, seraya mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga Papua Tengah sebagai tanah kedamaian.
“Kita jaga tanah ini sebagai tempat di mana setiap orang merasa aman, dihargai, dan memiliki masa depan,” tutupnya.
Festival ini diharapkan dapat mempererat kebersamaan serta menumbuhkan optimisme dalam mewujudkan Papua






Apa komentar anda ?