JAYAPURA, NOKENLIVE.com – Pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto di SMA Negeri 2 Jayapura dinilai berjalan dengan baik sejak awal penerapannya, termasuk selama bulan Ramadan 1447 Hijriah/2026.
Kepala Sekolah SMAN 2 Jayapura, Lea Ansanay, S.Pd, mengatakan secara umum pelayanan program tersebut sudah berjalan lancar dan mendapat apresiasi dari pihak sekolah. Namun demikian, ia berharap pengelola dapat lebih memperhatikan variasi menu makanan yang diberikan kepada para siswa.
Hal tersebut disampaikan Lea Ansanay saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Jumat (13/3/2026).

Keterangan Foto : Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Jayapura, Lea Ansanay, Saat Memberikan Keterangan Kepada Wartawan Di Ruang Kerjanya, Jumat (13/3/2026). Ia Mengapresiasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis Namun Berharap Variasi Menu Dapat Ditingkatkan Agar Siswa Tidak Merasa Bosan.
Menurutnya, pelayanan makan bergizi gratis yang diberikan selama ini sudah cukup baik. Hanya saja, variasi menu perlu menjadi perhatian agar siswa tidak merasa bosan.
“Pada umumnya sebagai kepsek mewakili seluruh siswa juga dewan guru, apresiasi pelayanan pihak SPPG selama ini,” ujarnya.
Meski demikian, ia berharap menu yang disajikan bisa lebih beragam tanpa mengabaikan nilai gizi yang terkandung di dalamnya.
“Ia berharap supaya menunya lebih variasi supaya anak didiknya tidak bosan karena selera anak didik itu kan beda satu dengan lainnya, namun tanpa abaikan nilai gizinya,” tegasnya.
Lebih lanjut, Lea juga menjelaskan bahwa beberapa makanan lokal Papua sebenarnya sudah masuk dalam menu MBG, seperti petatas, singkong, dan keladi. Namun hingga saat ini, makanan khas Papua seperti papeda belum pernah disajikan kepada para siswa.

Keterangan Foto : Persiapan paket makanan dalam pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa di SMA Negeri 2 Jayapura, Jumat (13/3/2026). Program yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto tersebut dinilai berjalan baik sejak awal penerapan, termasuk selama bulan Ramadan.
Sementara itu, Penanggung Jawab MBG di SMAN 2 Jayapura, Naomi, mengatakan bahwa selama bulan Ramadan pelayanan program makan bergizi gratis berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
Ia menjelaskan bahwa menu yang diberikan selama Ramadan menyesuaikan kondisi puasa siswa, sehingga lebih banyak berupa makanan kering.
“Selama ini tak ada kendala yang berarti dan pelayanan dari pengelola khususnya SPPG Tanjungria sangat luar biasa sekali sehingga sekolah beri apresiasi ada dukungannya,” ungkapnya.
Naomi juga menambahkan bahwa jumlah penerima manfaat program MBG di SMAN 2 Jayapura mencapai 1.567 siswa, mulai dari kelas X hingga kelas XII.
Di tempat yang sama, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Agus Salim Hamka, S.Pd, menyampaikan bahwa pihak sekolah juga tengah melakukan berbagai persiapan menjelang Ujian Akhir Sekolah Tahun Pelajaran 2025/2026.
Menurutnya, salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar simulasi ujian bagi para siswa kelas XII agar lebih siap menghadapi ujian.
Ia menjelaskan bahwa para siswa telah mengikuti ujian praktik sejak 9 hingga 13 Maret 2026. Sementara untuk Ujian Sekolah Berbasis Komputer (USBK) akan dilaksanakan pada 30–31 Maret 2026, kemudian dilanjutkan kembali pada 7–10 April 2026.
“Untuk peserta ujian berjumlah ratusan siswa dan telah mengikuti ujian praktek sejak tanggal 9 sampai dengan 13 Maret 2026. Sedangkan pelaksaan ujian sekolah berbasis komputer akan dilakukan mulai tanggal 30 dan 31 Maret 2026, dan lanjut lagi di tanggal 7 sampai 10 April 2026,” jelasnya.
Ia berharap para siswa tetap menjaga kesehatan selama masa liburan panjang serta tetap belajar di rumah. Pasalnya, para wali kelas juga akan memberikan tugas kepada siswa melalui sistem daring menggunakan aplikasi WhatsApp.
“Harapannya siswa tetap menjaga kesehatan selama liburan panjang dan tetap belajar di rumah karna ada tugas yang diberikan oleh wali kelas melalui during via WhatsApp ke masing-masing siswa nantinya,” tutupnya.
(Melviandres Pamanggori – Redaksi MR)





Apa komentar anda ?