NABIRE, NOKENLIVE.com — Gubernur Papua Tengah, Meki Mawipa, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam mendukung pembangunan rumah ibadah saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Gedung Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Jemaat Laodikia Jayanti di Kabupaten Nabire, pada Kamis (5/2/2026).
Kehadiran Gubernur diwakili oleh Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Papua Tengah, Sakharias F. Marey, yang membacakan sambutan resmi gubernur pada kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya disampaikan bahwa pembangunan gereja merupakan wujud nyata iman dan pengharapan umat kepada Tuhan, dengan Yesus Kristus sebagai satu-satunya dasar yang kokoh sebagaimana tertulis dalam firman Tuhan.
“Tidak ada seorang pun yang dapat meletakkan dasar lain selain yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus. Kiranya Kristus senantiasa menjadi dasar yang teguh dalam setiap proses pembangunan, baik secara fisik maupun dalam pertumbuhan iman jemaat,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.
Gubernur Papua Tengah menyampaikan bahwa pemerintah pada prinsipnya sangat mendukung setiap upaya pembangunan rumah ibadah. Rumah ibadah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter moral dan spiritual masyarakat, sekaligus menjadi pusat pembinaan iman, pendidikan rohani, serta wadah penanaman nilai-nilai kasih, damai, dan persaudaraan.

Pada kesempatan itu, apresiasi juga disampaikan kepada panitia pembangunan, para pelayan Tuhan, serta seluruh jemaat GKII Laodikia Jayanti Nabire yang telah menunjukkan komitmen, kerja keras, dan pengorbanan demi terwujudnya pembangunan gedung gereja tersebut.
Pembangunan gereja ini dinilai sebagai pekerjaan mulia yang tidak hanya membangun sebuah bangunan fisik, tetapi juga membangun kehidupan rohani umat serta memperkuat persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap agar proses pembangunan gedung gereja dapat berjalan dengan lancar, aman, dan tepat waktu, serta senantiasa berada dalam tuntunan dan perlindungan Tuhan. Doa juga dipanjatkan agar setiap jerih payah, dana, doa, dan tenaga yang dipersembahkan mendapat berkat dari Tuhan.

Acara peletakan batu pertama berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh sukacita, sebagai ungkapan syukur atas dimulainya pembangunan gedung gereja GKII Jemaat Laodikia Jayanti Nabire.
Gubernur Papua Tengah menutup sambutannya dengan harapan agar Tuhan Yesus Kristus, sebagai Gembala Gereja, senantiasa memberkati jemaat GKII Laodikia Jayanti Nabire dan seluruh umat. Shalom.
(Lisa Rumkorem – Redaksi DA)







Apa komentar anda ?