JAYAPURA, NOKENLIVE.com – Program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Republik Indonesia memberikan dampak luar biasa bagi dunia pendidikan, khususnya di SMP YPK Paulus Dok V Jayapura. Program ini dinilai berjalan dengan baik, lancar, dan tanpa kendala sejak pertama kali diterapkan.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Sekolah SMP YPK Paulus Dok V Jayapura, Margaretha Thenu, S.Pd., M.Pd, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Selasa (3/2/2026).
Margaretha menjelaskan, SMP YPK Paulus telah menerima layanan Makan Bergizi Gratis sejak 25 Agustus 2025. Hingga kini, pelaksanaannya dinilai sangat baik dan memberikan dampak signifikan, terutama bagi peserta didik.
“Pelaksanaan makan bergizi gratis ini sangat baik dan luar biasa, karena memiliki dampak besar terhadap sekolah kami, khususnya bagi peserta didik,” ungkap Margaretha.
Menurutnya, salah satu dampak paling nyata dari program MBG adalah meningkatnya semangat belajar siswa. Peserta didik menjadi lebih rajin hadir di sekolah, lebih fokus, dan lebih konsentrasi dalam mengikuti proses belajar mengajar.
“Dampak dari program ini adalah peserta didik semangat belajar, mereka rajin ke sekolah dan lebih fokus untuk belajar. Dengan program ini, pembentukan karakter anak juga dapat ditingkatkan,” tuturnya.
Ia merinci, pembentukan karakter yang dimaksud antara lain sikap tanggung jawab, seperti mengikat dan mengembalikan sendiri tempat makan, kepedulian terhadap lingkungan sekolah dengan membuang sisa makanan pada tempatnya, serta sikap saling menghargai antar sesama teman.
Selain itu, program MBG juga berdampak pada kebiasaan siswa di lingkungan sekolah. Margaretha menyebutkan bahwa siswa kini jarang berbelanja di kantin maupun keluar dari lingkungan sekolah saat jam istirahat.
“Anak didik juga jarang jajan ke kantin sekolah atau keluar lingkungan sekolah saat waktu istirahat,” jelasnya.
Margaretha berharap program Makan Bergizi Gratis dapat terus berlanjut karena manfaatnya yang sangat besar terhadap sikap dan perilaku peserta didik.
“Dampaknya sangat besar terhadap sikap dan perilaku anak didik di sekolah, yakni mereka lebih fokus dan konsentrasi dalam mengikuti proses belajar mengajar,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa mulai 27 Januari 2026, manfaat program MBG tidak hanya dirasakan oleh siswa, tetapi juga oleh guru, tenaga kependidikan, serta seluruh pekerja di sekolah.
“Puji Tuhan, mulai tanggal 27 Januari 2026 tidak hanya peserta didik, tetapi guru, tenaga kependidikan, satpam, dan cleaning service sekolah juga sudah mendapatkan MBG. Program ini sangat baik karena sudah memenuhi gizi seimbang. Ketika anak makan bergizi, maka secara fisik tubuh sehat, kuat, dan pasti lebih semangat untuk belajar,” tambahnya.
Adapun jumlah penerima manfaat program MBG di SMP YPK Paulus Dok V Jayapura mencapai 230 orang, yang terdiri dari 198 siswa, serta guru, tenaga kependidikan, satpam, dan petugas kebersihan sekolah.
Pada kesempatan tersebut, Margaretha Thenu juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pemerintah dan pihak terkait.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo dan Kapolda Papua beserta jajarannya atas program dan pelayanan makan bergizi gratis di sekolah kami, SMP YPK Paulus Dok V Jayapura,” ucapnya.
Sebagai informasi, untuk sementara waktu, penyaluran Makan Bergizi Gratis oleh SPPG Polda Papua ke SMP YPK Paulus Dok V Jayapura dihentikan sementara. Hal ini disebabkan adanya kegiatan pembersihan dan pemeliharaan dapur masak, hingga waktu yang belum ditentukan.
( Melviandres Pamanggori – Redaksi DA )





Apa komentar anda ?