JAYAPURA,NOKENLIVE.com– Bertempat di lapangan apel Kantor Walikota Jayapura pada hari Selasa (2/12/2025) dilaksanakan penyerahan bantuan alat pelindung kebakaran (APD) bagi pegawai Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar)Kota Jayapura oleh Walikota Jayapura, Abisai Rollo kepada Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Damkaer Kota Jayapura, Roberth. J Betaubun.
Saat dijumpai wartawan pada Rabu, (3/12/2025) diruang kerjanya, Plt Kepala Damkar Kota Jayapura, Roberth. J Betaubun menyebutkan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura melalui Dinas Pemadam Kebakaran telah menerima bantuan hibah dari Pemerintah Korea kerjasama dengan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri) lewat Dirjen Biro Administrasi Kewilayaan Kemendagri.
“Bantuan yang diberikan berupa Dustproof suit atau pakaian tahan debu sebanyak 1.000 buah dan pakaian penyelamatan kebakaran atau Fire Safety suit sebanyak 10 buah,” jelasnya.
Sambungnya, jumlah kota kabupaten di indonesia ada 500 lebih, namun ada 18 kabupaten kota yang menerima bantuan tersebut, salah satunya yaitu Pemerintah Kota Jayapura.
Kemudian, kata Plt Kadis Damkar Kota Jayapura untuk anggarannya bagi pengadaan bantuan alat pelindung kebakaran senilai 18.400 dolar dan kalau di rupiahkan sebesar 303.140. Juta rupiah.
“Kami sangat apresiasi sekali dengan bantuan ini, dan ini yang pertama kali nya pihak Damkar Kota Jayapura menerimanya dari ratusan kabupaten kota di Indonesia,” ungkapnya.
Ditambahkannya, semoga bantuan ini dapat membantu dari kerja pegawai dinas pemadam kebakaran di lapangan nantinya, khususnya saat terjadi kejadian kebakaran di wilayah Kota Jayapura,”tuturnya.
Sementara itu, terkait dengan pos pemadam kebakaran yang tersedia di Kota Jayapura.
Kata Roberth J. Betaubun, untuk wilayah Abepura ada 1 pos, wilayah Heram 1 pos, wilayah Jayapura Selatan 1 pos dan 1 pos di Mako Dinas Pemadam Kebakaran jadi pos induknya.
Sedangkan yang belum punya pos stand by ada di Jayapura Utara dan Muara Tami. Sehingga kedepan perlu jadi perhatian, sebab khusus di Jayapura Utara menjadi pusat pemerintahan juga banyak objek vital negara yang harus di amankan serta banyak permukiman padat penduduk sehingga perlu sekali di bangun satu pos damkar tentunya.
Ditanya media soal hidran, Plt Kadis Damkar Kota Jayapura mengatakan jumlah hidran di Kota Jayapura ada 13 titik, namun kendalanya persediaan pasokan airnya, pasalnya terkoneksi ke jaringan pipa PDAM sehingga apabila ada jam mengalir air baru terisi, untuk itu perlu juga kordinasi dan kerjasama antar pihak terkait apabila terjadi musibah atau kejadian kebakaran di Jayapura. (Melviandres Pamanggori/Redaksi NL)





Apa komentar anda ?