MIMIKA, NOKENLIVE.com- Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya N. Bakrie, resmi melantik pengurus Kadin Provinsi Papua Tengah, Sabtu (18/10/2025) di GOR Futsal Timika. Pelantikan tersebut didasarkan pada SK Kadin Nomor: -2010/DP/X/2025, menandai dimulainya kiprah Kadin Papua Tengah di bawah kepemimpinan Ketua Alexander Gobai.
Acara pelantikan turut dihadiri Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, Bupati Deiyai Melkianus Mote, Bupati Intan Jaya Anner Maiseni, dan Bupati Mimika Johannes Rettob, serta sejumlah tokoh daerah dan pelaku usaha.
Dalam sambutannya, Alexander Gobai tak kuasa menahan haru saat menyampaikan rasa terima kasih kepada Gubernur Papua Tengah yang telah memotivasinya hingga dipercaya memimpin Kadin Papua Tengah.
“Gubernur punya pekerjaan lincah dan cepat. Satu kali jalan semuanya beres. Ini momentum bersejarah bagi Kadin Papua Tengah,” ujarnya.
Alexander menegaskan, Kadin Papua Tengah akan bekerja sejalan dengan visi dan misi pemerintah daerah untuk membangun ekonomi di berbagai sektor, tidak hanya bertumpu pada pertambangan.
“Kami Papua Tengah bukan terkenal karena tambang saja, tetapi banyak potensi lain. Pembangunan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tugas kita bersama,” katanya.
Ia menambahkan, pertumbuhan ekonomi Papua Tengah saat ini mencapai 5,1 persen, dengan potensi besar tersebar di Nabire, Paniai, dan Deiyai. Kadin Papua Tengah, katanya, akan fokus pada hilirisasi sumber daya alam, pengembangan UMKM, dan pelatihan tenaga kerja muda.
Sementara itu, Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya N. Bakrie menyebut kehadirannya di Papua Tengah sebagai suatu kehormatan. Ia mendorong Kadin Papua Tengah menjadi motor penggerak ekonomi di Tanah Papua.
“Kadin tidak hanya bergerak di bidang pertambangan, tapi juga industri, pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan. Semua potensi itu ada di Papua Tengah,” ujarnya.
Anindya menegaskan, Kadin Indonesia akan mendukung penuh program MBG (Menuju Berdaya Guna) melalui pembentukan satuan tugas khusus di Papua Tengah agar pembangunan ekonomi berjalan seimbang dan berkelanjutan.
Dalam arahannya, Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa mengingatkan pentingnya rasa bangga terhadap tanah air dan tekad membangun daerah.
“Saya bangga berada di negeri ini. Papua Tengah adalah jantung Tanah Papua, jadi kita harus melakukan hal-hal besar,” tegasnya.
Meki juga memaparkan kondisi ekonomi daerah yang mulai membaik. Ia menyebut inflasi Papua Tengah menurun hingga 40 persen, sementara 70 persen pendapatan ekonomi masih bersumber dari sektor pertambangan. Namun, ia menargetkan keseimbangan ekonomi pada 2026-2028 melalui diversifikasi sektor lain.
“Melantik itu mudah, tapi mempertahankan jauh lebih sulit. Pengurus Kadin harus berpikir jauh ke depan, menolong masyarakat, dan berhenti dengan pemalangan di mana-mana,” tandasnya.
Gubernur menegaskan, setelah pelantikan, Kadin Papua Tengah akan langsung menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) untuk menyusun langkah strategis tahun-tahun mendatang.
“Biarkan kita menikmati hidup seperti orang lain di luar Papua,” pungkas Meki Nawipa. (Lisa/Redaksi NL)







Apa komentar anda ?