ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Sabtu, Juni 6, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Melihat Kisah Anak-Anak Panti Asuhan Sayap Kasih di Jayapura, Harus Belajar Bahasa Indonesia, Hingga Butuh Perhatian Pemerintah

Melihat Kisah Anak-Anak Panti Asuhan Sayap Kasih di Jayapura, Harus Belajar Bahasa Indonesia, Hingga Butuh Perhatian Pemerintah

Oleh : Nokenlive
30 Juli 2025
Di Pendidikan
0
Melihat Kisah Anak-Anak Panti Asuhan Sayap Kasih di Jayapura, Harus Belajar Bahasa Indonesia, Hingga Butuh Perhatian Pemerintah

Anak-anak Panti Asuhan Sayap Kasih di Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, saat dikunjungi belum lama ini. Foto: Dok Panti Asuhan Sayap Kasih

JAYAPURA, NOKENLIVE.com- Panti Asuhan Sayap Kasih yang berada di Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua, merupakan salah satu panti yang selama ini menampung anak-anak yang berasal dari pedalaman Papua, terutama Kabupaten Mamberamo Raya dan Kabupaten Pegunungan Bintang serta beberapa daerah lainnya.

Panti Asuhan Sayap Kasih pada 2025 ini genap berusia 25 tahun. Adapun penghuni panti berjumlah 30 orang. Mereka datang ke Jayapura, untuk melanjutkan pendidikan.

Penanggung Jawab Panti Asuhan Sayap kasih, Syulla Tokoro menjelaskan, 30 anak-anak ini datang dari berbagai kampung yang ada di pedalaman Papua, terutama dari Kabupaten Mamberamo Raya dan Kabupaten Pegunungan Bintang serta beberapa daerah lainnya di Papua.

Baca juga: Datangi Panti Asuhan, Ketua Fraksi GAP DPR Papua Disambut Lagu Bahasa Sentani

Syulla menambahkan bahwa, rata-rata anak-anak panti yang tinggal di sini belum menguasai bahasa Indonesia, bahkan ada masih menggunakan bahasa daerah asalnya, lantaran belum mengetahui bahasa Indonesia sebagai bahasa umum sehari-hari di masyarakat.

“Anak-anak kami ini kebanyakan belum menguasai bahasa Indonesia, sehingga ketika mau daftar bantuan, perlu data seperti Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, namun anak-anak kalau mau urus harus kembali ke kampung mereka dan ini membutuhkan waktu yang cukup lama, bisa dua sampai tiga hari perjalanan,” jelasnya saat ditemui Nokenlive.com, Selasa (29/7/2025).

Menurut Syulla, untuk mengurus berkas-berkas persyataran bantuan memang perlu data-data dari masing-masing anak-anak panti, namun salah satu yang menjadi kendala adalah belum menguasai bahasa Indonesia sebagai bahasa sehari-hari pada umnya.

Baca juga: HUT DWP Papua Tengah Ke-25 Tahun, Di Warnai Anjangsana Bersama Anak Panti Asuhan

“Hal ini yang membuat kami merasa banyak kendala untuk mendapatkan bantuan-bantuan dari pihak terkait. Oleh karena itu, kami ajarkan mereka tentang bahasa Indonesia, sehingga mereka bisa berbahasa Indonesia,” ujarnya.

Butuh Biaya Makan dan Biaya Sekolah

 Syulla mengatakan, 30 anak Panti Asuhan sayap Kasih ini memang memiliki keterbatasan, seperti biaya makan dan biaya sekolah, namun dengan cara Tuhan selalu ada jalan keluar dan dipermudah untuk melayani anak-anak di pantai tersebut.

“Kami akan berusaha supaya mereka (anak-anak) di panti ini bisa makan dan bisa bersekolah. Untuk uang ada sekitar 20 ribu perbulan, sehingga kami harus cicil sampai uang sekolah anak-anak lunas,” ujarnya.

Baca juga: Peduli Kasih, KPU Kabupaten Nabire Berbagi Kasih Kunjungi Panti Asuhan

“Kami pengasuh di sini, biayanya mengajarkan anak-anak untuk membaca dan menulis menggunakan bahasa Indonesia sekitar 4 sampai 5 bulan, baru kemudian anak-anak bisa berbicara dan membaca menggunakan bahasa Indonesia,” sambung dia.

Syulla berharap, Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten, dimana anak-anak ini berasal bisa memberikan perhatian, sehingga memenuhi kebutuhan sehari-hari anak-anak di Panti Asuhan Sayap Kasih.

Lanjut syulla tokoro,  Anak anak yang datang dari kampung yang kurang berbahasa dan belum lancar membaca dan menulis kami berusaha mendidik mengajarkan dengan cara ABC dan pertahap supaya mereka bisa baca dan tulis. Dengan cara itu, setelah 4 Samapi 5 bulan kemudian mereka bisa baca dan tulis.

Baca juga: Langkah Kasih Seorang Ibu: Yuliana Kobak Pahabol Menyapa Anak-Anak Sekolah Sekina Wamena

“Panti Asuhan Sayap Kasih tidak hanya tampung anak-anak, tetapi kami mendidik, membina supaya mereka mereka kelak menjadi orang-orang yang bertanggung jawab, rendah hati kepada siapa pun dan anak-anak takut akan Tuhan,” tutupnya. (Hubertus Gobai/Fredik)

Tags: 30 anak-anak pantibelajar bahasa Indonesiabutuh perhatian pemerintahJayapurakisah anak-anak pantiPapuaSayap Kasih
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Jelang PSU Pilgub Papua, Warga Diajak Bijak dan Selektif Bermedia Sosial

Berita Selanjutnya

BMKG Imbau Warga Pesisir Papua Waspadai Gelombang Tsunami Dampak Gempa Rusia, 8,7 M

Berita Terkait

Papua Pegunungan

Bupati Aletinus Lepas 50 Pelajar Lanny Jaya Ikuti Seleksi Paskibraka Papua Pegunungan

Papua Tengah Tekan Angka Anak Tidak Sekolah, ATS Turun Lebih dari 74 Ribu Anak
Papua Tengah

Papua Tengah Tekan Angka Anak Tidak Sekolah, ATS Turun Lebih dari 74 Ribu Anak

Minim Guru Produktif, Jurusan Perkantoran dan TKJ Tetap Jadi Favorit di SMKN 2 Jayapura
Kabar Port Numbay

Minim Guru Produktif, Jurusan Perkantoran dan TKJ Tetap Jadi Favorit di SMKN 2 Jayapura

Bupati Nahor Nekwek Tegaskan Peningkatan SDM untuk Orang Yalimo Asli
Pendidikan

Bupati Nahor Nekwek Tegaskan Peningkatan SDM untuk Orang Yalimo Asli

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua