JAYAPURA, NOKENLIVE.com- Tim Inspektorat Kota Jayapura melakukan kunjungan, sekaligus memastikan realisasi penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Sekolah Menengah Atas Negari (SMAN) Jayapura, Jumat (25/7/2025).
Dari pantauan Nokenlive.com Tim Inspektorat Kota Jayapura berjumlah 4 orang mendatangi SMAN 2 Jayapura sekitar pukul 09.45 WIT dan disambut langsung oleh Kepala SMA Negeri 2 Jayapura, Yan Ajomi.
“Kami memberikan apresiasi kepada Tim Inspektorat Kota Jayapura yang telah datang ke sekolah untuk melihat seluruh proses belajar mengajar, sekaligus mengevaluasi dan monitoring penggunaan dana BOS di SMAN 2 Jayapura tahun anggaran 2025,” ungkapnya.
Baca juga: Ratusan Siswa SMA Negeri 2 Jayapura Tahun 2023/2024 Lulus 100%, Ini Harapan Kepsek SMAN 2 Jayapura
Yan mengatakan, tujuan pihak Inspektorat Kota Jayapura mendatangi SMAN 2 Jayapura adalah melihat dan memastikan realisasi penggunaan dana BOS sesuai dengan rencana kerja sekolah atau dikenal dengan sebutan ARKAS.
“Dana BOS di SMAN 2 Jayapura ini digunakan bagi kegiatan akademik dan non akademik serta proses KBM dan lain sebagainya,” ujarnya.
Yan menambahkan, dalam evaluasi dan monitoring ini, sekolah telah menyampaikan laporan penggunaan dana BOS SMAN 2 Jayapura dalam bentuk dokumen pelaporan yang telah disiapkan oleh sekolah dan diberikan kepada Tim Inspektorat Kota Jayapura.
Besaran nilai dana BOS di SMAN 2 Jayapura senilai 2.755.480.000,- (dua miliar tujuh ratus lima puluh lima juta empat ratus delapan puluh ribu rupiah) tahun anggaran 2025.
“Dana BOS ini dialokasikan dalam dua tahap ke sekolah, sesuai degan petunjuk teknis penggunaan dana BOS yang termuat dalam rencana kerja sekolah (ARKAS) SMAN 2 Jayapura,” jelasnya.
Yan menyatakan, besaran dana BOS di sekolah tergantung jumlah peserta didik yang terdaftar di dalam data pokok pendidikan (Dapodik) sekolah tersebut, termasuk di SMAN 2 Jayapura.
Baca juga: Ratusan Siswa SMA Negeri 2 Jayapura Jalani Vaksinasi Tahap 2
Di tahun ajaran baru 2025/2026, peserta didik di SMAN 2 Jayapura, yaitu 1.602 siswa, yang terdiri dari, kelas X 576 orang, kelas XI 534 orang dan kelas XII 502 orang.
“Di tahun ini terjadi lonjakan siswa masuk ke sekolahnya bila disbanding tahun sebelumnya. Untuk biaya SPP per anak 150 ribu rupiah, dimana akan diperuntukan dalam membayar upah pegawai honor, cleaning servis dann satpam di sekolah,” ujarnya.
Yan berharap, peran serta orang tua sebagai mitra sekolah, untuk ikut mendukung proses belajar mengajar di sekolah yang semuanya, bertujuan bagi kemajuan dan kesuksesan pendidikan anak didik nantinya. (Melviandres Pamanggori/Fredik)





Apa komentar anda ?