ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Sabtu, Juni 6, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Solidaritas Mahasiswa dan Rakyat Papua Gelar Aksi Demo Tolak investasi eksplorasi Blok Wabu Intan Jaya Papua Tengah

Solidaritas Mahasiswa dan Rakyat Papua Gelar Aksi Demo Tolak investasi eksplorasi Blok Wabu Intan Jaya Papua Tengah

Oleh : Nokenlive
18 Juli 2025
Di Papua Tengah
0
Solidaritas Mahasiswa dan Rakyat Papua Gelar Aksi Demo Tolak investasi eksplorasi Blok Wabu Intan Jaya Papua Tengah

Massa aksi, saat melakukan demonstrasi tolak rencana pertambangan Blok Wabu di Provinsi Ppaua Tengah, Kamis (17/7/2025). Foto: Hubertus

NABIRE,NOKENLIVE.com– Solidaritas Mahasiswa dan Rakyat Papua Gelar Aksi demokrasi Bentuk menolak Investasi Eksploitasi Blok Wabu Intan Jaya, Papua Tengah.

Aksi Demonstran, berjalan kaki dari SP 1,  Wadio, Pasar Karang dan Siriwini hingga ke sasaran aksi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Tengah, Jalan Pepera, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, kamis (17/7/2025).
‎
Koordinator Lapangan (Korlap), Henok Weya menyampaikan bahwa tanah adalah hidup.

“Kami tidak akan diam! Kalau tambang masuk, rakyat hilang,” tegasnya saat memberikan orasi.

‎Henok dalam orasinya menegaskan, aksi demonstrasi ini ditujukan langsung kepada Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa bukan lembaga lain.

“Kami tidak datang untuk negosiasi dengan DPRP. Kami mau Gubernur Papua Tengah datang sendiri dan dengar suara kami,” jelasnya.
‎
Meski pihak DPRP sempat meminta agar aspirasi disampaikan melalui perwakilan, massa menolak. Mereka memilih bertahan di depan kantor DPRP sambil menunggu Gubernur Papua Tengah hadir langsung.

Setelah diinformasikan oleh Freeport Indonesia sebagai pelaku eksplorasi melalui kontraktornya. Pemikiran itulah masih terus dipikirkan untuk mengeruk Blok Wabu.

sementara masyarakat adat pemilik ulayatnya sedang tidak berada di lokasi penginapan, akibat pendoropan militer dan operasi militer yang bertumbuh sampai konflik bersenjata antara TPNPB dan TNI-POLRI.

Sikap mengeruk terus ditunjukan, masyarakat adat punya cara pandang yang berbeda terhadap Blok Wabu. Blok Wabu itu seperti seorang perempuan, mama manusia. Dia melahirkan manusia Intan Jaya., tapi juga terus menerus memberikan air susu untuk tubuh, nyawa manusia, kehidupan manusia dari seluruh sejarah leluhur di sana.

Blok Wabu dieksploitasi, rakyat merasa seperti manusia yang sedang dieksplotasi. Tidak saja untuk mereka yang ada di Intan Jaya, ini masalah bersama umat manusia apalagi yang berada di Papua,” ujarnya.

“Jika kita melihat dan mendudukan, Blok eta Papua dan memahaminya secara cermat; Blok Wabu itu punya sumbangan yang luar biasa untuk tanah Papua dan dunia sebagai rumah bersama

sumber air beberapa sungai yang keluar dan melingkari blok Wabu, telah mengalir ke badan tubuh Bumi Papua. Menghidupkan dan menumbuhkan berbagai tanaman dan tumbuhan, menjadi tempat bagi berbagai hewan yang berandil untuk menjaga oksigen atau paru-paru bumi,” katanya.

Dari data yang dihimpun Nokenlive.com, aksi demo ini diterima secara langsung oleh Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa. Tak hanya itu, Gubernur Papua Tengah juga menerima langsung aspirasi yang disampaikan oleh massa aksi.

(Hubertus Gobai/Fredik).

Tags: DemonstrasiKabupaten NabirePapua TengahRatusan masyarakat demonstrasitolak Blok Wabu
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Batik Air Jenis Airbus Mendarat Perdana di Bandara Nabire Papua Tengah

Berita Selanjutnya

Hadiri Pemakaman Bupati Nduga, Wagub Ones Pahabol: Kita Kehilangan Salah Satu Putra Terbaik Papua Pegunungan

Berita Terkait

Bupati Elvis Tabuni Tegas: Tak Ada Lagi ASN Rangkap Jabatan Kepala Kampung di Puncak
Papua Tengah

Bupati Elvis Tabuni Tegas: Tak Ada Lagi ASN Rangkap Jabatan Kepala Kampung di Puncak

206 Kepala Kampung di Puncak Resmi Dilantik, Bupati Elvis Tabuni Tegaskan Transparansi dan Satu Komando Pembangunan
Papua Tengah

206 Kepala Kampung di Puncak Resmi Dilantik, Bupati Elvis Tabuni Tegaskan Transparansi dan Satu Komando Pembangunan

Wamendagri Ribka Haluk: Pembangunan Papua Tengah Jadi Titik Awal Kebangkitan Masyarakat Papua
Papua Tengah

Pembangunan Kantor Pemerintahan Papua Tengah Ditargetkan Rampung Desember 2026

Papua Tengah Tekan Angka Anak Tidak Sekolah, ATS Turun Lebih dari 74 Ribu Anak
Papua Tengah

Papua Tengah Tekan Angka Anak Tidak Sekolah, ATS Turun Lebih dari 74 Ribu Anak

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua