Jayapura, Nokenlive.Com – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Kota Jayapura. Melaksanakan kegiatan sosialisasi sekaligus advokasi program dan launching gerakan orangtua asuh stunting atau yang disebut “ Genting”.
Kegiatan advokasi gerakan anak asuh stunting berlangsung di aula kantor walikota jayapura pada kamis, (19/6/25).
Dalam sambutan walikota jayapura, yang dibacakan Asisten II Setda Kota Jayapura B.Widhihartanti mengatakan melalui gerakan ini akan jadi semangat gotong royong kita semua, dalam rangka mencegah dan mengatasi masalah stunting di Kota Jayapura.
Sambung Asisten II Setda Kota Jayapura, dengan gerakan ini akan ada kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha maupun elemen masyarakat juga semua pihak agar turut ambil bagian dalam program genting tersebut, “ Ungkapnya.
“ Berharap kita sekalian bergandeng tangan dan kerjasama yang baik, guna melakukan pencegahan stunting demi terwujudnya generasi penerus yang jauh dari stunting di Kota Jayapura dan Papua pada umumnya, “ Tandasnya.

Sementara itu, Kepala DP3A KB Kota Jayapura, Betty A.Puy menyebutkan, tujuan dari gerakan orangtua asuh stunting yaitu adanya kepeduliaan baik perorangan atau lembaga juga badan usaha, untuk ambil bagian dan terlibat dalam penanganan stunting di Kota Jayapura.
Kata Betty A.Puy, SE,M.AP sesuai data untuk target penanganan stunting di Kota Jayapura berjumlah 168 anak maupun ibu hamil. Sehingga butuh sebanyak orangtua asuh stunting berdasarkan jumlah tersebut, “ Tuturnya Kadis.
Lanjutnya, dari jumlah 168 anak maupun ibu hamil yang masuk target penanganan stunting ini, sudah ada 6 orangtua asuh stunting dan sisanya 162 yang membutuhkan orangtua asuh stunting. Dan tak tutup kemungkinan bisa pejabat atau lembaga atau perorangan untuk peduli bersama mencegah dan mengurangi masalah stunting di Kota Jayapura saat ini, “ Ucapnya.
Ditambahkan Kadis kegiatan advokasi program dan lauching gerakan orangtua asuh stunting tahun 2025 di Kota Jayapura. Dihadiri para stekholder dan mitra kerja pemerintah daerah, para lurah maupun warga masyarakat.
Usai pembukaan dilakukan pemberian bantuan oleh pemerintah kota melalui dinas kepada warga masyarakat yang anaknya kategori stunting. Yang diserahkan oleh Kadis Pemberdayaan dan Asisten II Setda Kota Jayapura juga Perwakilan BKKBN Provinsi Papua.
Reporter : Melviandres Pamanggori





Apa komentar anda ?