Jayapura,Nokenlive.com – Dukungan terhadap pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, Benhur Tomi Mano (BTM) dan Constant Karma (CK), terus mengalir menjelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Papua 2025.
Kali ini, masyarakat dari wilayah adat Mepago dan Lapago yang bermukim di Kota Jayapura secara terbuka menyatakan dukungan mereka kepada pasangan BTM-CK.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara deklarasi di Lapangan PTC Entrop, Kota Jayapura pada Kamis, 5 Juni 2025.
Deklarasi juga diwarnai dengan tradisi bakar batu sebagai simbol persatuan dan semangat perjuangan politik.
Wakil Kepala Suku Mepago wilayah Mamta, Rufus Miyapa, mengatakan bahwa dukungan ini merupakan hasil dari kesadaran politik bersama setelah sebelumnya belum bersatu dalam Pilkada tahap pertama.
“Pada Pilkada pertama, kami belum bersatu karena masih ada keraguan terhadap BTM. Tapi sekarang kami yakin, beliau adalah calon pemimpin yang baik untuk Papua induk,” ujar Rufus.
Ia menjelaskan bahwa sebenarnya ribuan warga dari wilayah lain, termasuk dari Lembah Grime Nawa, telah menyatakan kesiapan untuk hadir. Namun, kondisi cuaca yang tidak bersahabat membuat sebagian besar tidak dapat datang.
“Kami sudah sepakat hadir semua. Tapi karena hujan, hanya perwakilan dari Kota Jayapura yang bisa hadir langsung,” tambahnya.
Rufus pun menyerukan agar masyarakat Mepago dan Lapago di seluruh Papua bersatu mendukung kemenangan BTM-CK dalam PSU yang dijadwalkan berlangsung Agustus mendatang.
“BTM adalah pemimpin yang punya bukti kerja nyata, seperti almarhum Lukas Enembe. Kami doakan BTM-CK menang di PSU,” ujarnya.

Menanggapi deklarasi tersebut, Benhur Tomi Mano menyampaikan apresiasinya dan menegaskan bahwa acara tersebut murni merupakan inisiatif dari masyarakat, bukan bagian dari agenda kampanye resmi.
“Saya tegaskan, ini bukan kampanye. Ini murni diselenggarakan oleh masyarakat Mepago-Lapago yang ingin menyatakan dukungannya,” kata BTM.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga komitmen hingga hari pemungutan suara, serta tidak terpengaruh oleh isu-isu negatif yang dapat memecah belah masyarakat.
“Mari kita jaga suara kita masing-masing. Dukungan bapak dan ibu sangat berarti untuk membawa saya dan Bapak Constant Karma menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua lima tahun ke depan,” pungkasnya.
BTM menutup pernyataannya dengan imbauan agar seluruh proses PSU dapat berlangsung aman, jujur, dan bermartabat demi masa depan Papua yang lebih baik. ( Redaksi NL )





Apa komentar anda ?