PUNCAK, Nokenlive.Com – Usai dilantik beberapa waktu lalu, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) kabupaten puncak, gerak cepat turun langsung mengunjungi dan membantu para pengungsi yang terdampak konflik keamanan di distrik ilaga dan Gome kabupaten puncak.
Aksi kemanusiaan yang dilakukan para kader TP-PKK kabupaten puncak sejak tanggal 26 Mei 2025 hingga hari ini dipimpin langsung oleh ketua TP-PKK kabupaten Puncak Ny. Sujatinah Tabuni dengan menyalurkan makanan untuk ribuan warga masyarakat yang mengungsi.
Ketua TP-PKK kabupaten Puncak, Ny.Sujatinah Tabuni mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap warga masyarakat terdampak konflik keamana yang terjadi di puncak. Terutama anak-anak dan ibu-ibu yang mengalami trauma akibat konflik.

Dengan melibatkan para kader TP-PKK, para ibu-ibu ini bahu membahu memasak dan menyalurkan makanan yang dibagikan ke tujuh titik lokasi pengungsian.
“Dapur umum didirikan di kediaman Bupati Puncak di Distrik Gome. Dari dapur ini, Kita mengerahkan ibu-ibu PKK di dapur rumah dinas Bupati, kami masak lalu langsung antar ke para pengungsi. supaya mereka tidak perlu repot memasak sendiri,” kata Sujatinah saat menyalurkan bantuan.
Selain itu, Ny. Sujatinah mengatakan Besok akan menyalurkan bantuan tambahan berupa selimut, pakaian, popok untuk balita, bahan makanan, serta paket obat-obatan.
Ia berharap dengan sedikit bantuan yang diberikan, kiranya dapat meringankan dan mengobati trauma yang mereka rasakan. Ia juga berharap agar mereka tetap sehat di tempat pengungsian.
Tidak hanya menyalurkan makanan, Ketua TP-PKK Ny. Sujatinah yang langsung turun ke warga masyarakat, menerima banyak masukan dan curahan hati. Salah satunya, Para pengungsi berharap konflik segera berakhir agar mereka bisa kembali ke kampung halaman dan hidup normal kembali.

“Saya sedih sekali lihat mereka, terutama mama-mama dan anak-anak. Mereka minta supaya situasi cepat aman, supaya bisa kembali berkebun dan hidup tanpa rasa takut,” ujarnya.
Diketahui, saat ini jumlah pengungsi di wilayah tersebut mencapai sekitar 13 ribu jiwa. Mereka tersebar di tujuh titik pengungsian, antara lain:
Dua titik di Kampung Yenggerenok, Distrik Gome
Satu titik di Distrik Gome dari warga Gome Utara
Tiga titik di Distrik Ilaga dari pengungsi Gome Utara
Satu titik di Distrik Ilaga dari pengungsi Distrik Omukia.
(Lisa)






Apa komentar anda ?