Jayapura, Nokenlive.Com – Bertempat di Kantor Bulog Wilayah Papua, pada hari selasa, (18/3/25) pimpinan dewan bersama anggota melakukan kunjungan dalam rangka konsultasi dan kordinasi kepada pihak bulog terkait persiapan hari raya lebaran 2025 di Kota Jayapura.
Pemimpin Perum Bulog Kanwil Papua, Ahmad Mustari menyampaikan saat ini stok beras yang tersedia sekitar 3.500 Ton di gudang, dan akan bertahan dua hingga tiga bulan kedepan, khususnya jelang menghadapi hari raya lebaran di Kota Jayapura di Tahun 2025.

Lanjutnya, Ahmad Mustari orang nomor satu di Perum Bulog Wilayah Papua ini, selain stok yang ada 3.500 Ton, akan ada penambahan lagi sekitar 6.000 Ton dalam perjalanan ke Jayapura, yang berasal dari Surabaya, Makasar, dan Merauke, “ Ujarnya.
“ Saya pastikan selama tiga bulan kedepan stok beras terpenuhi dan bisa di jangkau masyarakat kota jayapura, terutama jelang hadapi hati raya idulfitri pada awal april mendatang, “ Tegasnya.
Sementara itu, Imam Khoiri Waket II DPR Kota Jayapura terkait dengan kunjungan yang dilakukan ke Kantor Bulog Wilayah Papua, dalam rangka mengetahui stok beras yang tersedia di gudang bulog jelang menghadapi hari raya keagamaan khususnya lebaran pada april mendatang.
Ditempat yang sama, Waket I DPR Kota Jayapura, Max Karubaba, S.E mengatakan, hasil monitoring ke lapangan sekaligus melakukan konsultasi dan kordinasi dengan pihak Bulog Wilayah Papua, ditemukan laporan bahwa ada ribuan Ton beras khususnya bantuan PKH dari badan pangan nasional, yang belum disalurkan. Kiranya dalam waktu dekat bisa segera di distribusikan kepada warga masyarakat di Kota Jayapura khususnya, juga daerah lainnya.
Selain itu, pihak bulog wilayah papua segera surati pihak bulog pusat dan bapanas agar stok yang tersedia dapat di salurkan kepada warga kota jayapura, “ Tuturnya.
Usai pertemuan dengan pihak Bulog Wilayah Papua, rombongan anggota dewan yang dipimpin oleh Waket I dan Waket II,langsung menuju gudang beras Bulog di Argapura Jayapura Selatan, kemudian rombongan menuju Pasar Tradisional di Hamadi.
(Pamanggori)





Apa komentar anda ?