JAYAPURA, Nokenlive.Com – Tepat Tanggal 23 Juli 2024, seluruh anak di Indonesia memperingati Hari Anak Nasional yang ke-40 Tahun dan Puncak pelaksanaannya di Provinsi Papua yang di hadiri Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang berlangsung di Istora Papua Bangkit yang terletak di Kampung Harapan Sentani, Kabupaten Jayapura, pada Selasa (23/7/2024).
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kota Jayapura, Betty Anthoneta Puy kepada nokenlive menyampaikan Selamat Hari Anak Nasional yang ke-40 Tahun 2024, dengan Tema “ Anak Terlindungi Indonesia Maju. Dijelaskan bahwa “ Keluarga punya peran strategis dalam rangka mendukung tumbuh kembang buah hatinya, terutama kedua orangtua, karena anak akan diperhadapkan dengan banyak sekali persoalan juga pengaruh buruk/Negatif sehingga pentingnya pengawasan dan perlindungan sejak dini terhadap buah hati dari keluarga – keluarga hebat di Kota Jayapura”. Ungkapnya.
Betty Puy menambahkan, hal pertama yang penting dan harus dilakukan orangtua bagi anak yakni membawa mereka kepada kegiatan positif seperti ibadah guna tingkatkan keimanan dan ketaqwaan mereka kepada Tuhan.
Selain itu, Kata Perempuan Asal Kampung Kayu Batu ini, perlu juga sosialisasi secara terus menerus bagi keluarga ditengah lingkungan yang di mulai tingkat RT/RW, Kelurahan hingga ke tingkat distrik tapi juga lewat lembaga keagamaan baik gereja maupun masjid terkait peran orang tua harus terus digaungkan, berdasarkan data kasus yang dilaporkan sejak Bulan Januari sampai dengan Bulan Juli tahun 2024, melalui P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kota Jayapura 26 kasus, khusus Anak 11 Kasus yang terdiri dari 6 kasus kekerasan fisik, 3 kasus pemerkosaan dan 2 kasus perdagangan anak.“ Ungkap Betty Puy kepada nokenlive diruang kerjanya pada Selasa (23/7/24).
Kemudian, yang berikut adalah masalah pernikahan dini atau kawin di usia muda, dari laporan yang diterima ada 9 kasus meskipun diluar sana terdapat banyak kasus, yang tidak terlaporkan.
“Adanya masalah tersebut akan berdampak terhadap masa depan anak – anak kita, apalagi anak perempuan akan sangat mengganggu psikis, untuk itulah peran serta orang tua dalam keluarga harus peka dan sigap terhadap anaknya di tengah situasi dan kondisi saat ini, terutama pergaulan anak sangat perlu sekali di awasi guna keberlangsung kehidupannya bersama keluarga yang lebih baik ke depan.“ Ujarnya.
Hal lain lagi kata Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Kota Jayapura, yaitu masalah kesehatan reproduksi juga sangat penting, karena ada kasus anak usia 14 Tahun yang menikah, ini sangat beresiko baik saat kehamilan maupun melahirkan tapi juga masa depannya yakni pasti putus sekolah, untuk kembali sekolah setelah melahirkan ada rasa malu dan berdampak kepada pengganguran yang terjadi di Kota ini.
Untuk itulah dibutuhkan peran serta orang tua dalam keluarga supaya menuntun, membimbing, membina juga mengarahkan dan mengawasi anaknya agar dapat terhindar dari berbagai hal yang nantinya merugikan dirinya sendiri tapi juga keluarga.“ tegasnya.
Harapan kita bersama dimomentum Hari Anak Nasional Ke-40 Tahun 2024 kali ini, akan dapat membawa kehidupan yang jauh lebih baik bagi anak-anak di kota Jayapura bahkan Papua pada umumnya, sesuai Tema Hari Anak Nasional yaitu Anak Terlindungi Indonesia Maju.
Penulis: Andika Paman
Editor: Linda





Apa komentar anda ?