ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Kamis, April 30, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Tanggapan Komnas HAM Terkait Kekerasan Terhadap Warga Sipil, Ini Penjelasan Frits Ramandey

Tanggapan Komnas HAM Terkait Kekerasan Terhadap Warga Sipil, Ini Penjelasan Frits Ramandey

Oleh : Noken Live
23 Maret 2024
Di Hukum dan Kriminal, Kabar Port Numbay
0
Tanggapan Komnas HAM Terkait Kekerasan Terhadap Warga Sipil, Ini Penjelasan Frits Ramandey

Foto Andika Paman : Suasana penjelasan Komnas HAM Papua terkait kasus tindak kekerasan dalam ket pers (23/3/34).

JAYAPURA, Nokenlive.Com – Adanya video penyiksaan yang diupload dari situs X pada Kamis 21 Maret 2024, yang menggambarkan tindakan kekerasan terjadi di Yahukimo, yang dilakukan sejumlah orang terhadap seorang warga sipil dengan cara pukul dan menendang juga menganiaya, peristiwa ini langsung direspon cepat , pihak Komnas Ham RI Perwakilan Papua sesuai kewenangan pemantauan dan penyelidikan yang diatur dalam Pasal 76 Jonto Pasal 89 UU No.39 Tahun 1999 Tentang Hak Asasi Manusia melakukan langkah terhadap informasi tersebut.
Dalam keterangan Pers kepada wartawan di Kantor Komnas HAM Perwakilan Papua pada Sabtu (23/3/24).

Frits Ramandey Kepala Komnas HAM Perwakilan Papua menyebutkan pihaknya telah melakukan pemantauan dan monitoring media, serta berkordinasi dengan para pihak terkait termasuk Pangdam XVII/ Cendrawasih dan kelompok masyarakat Sipil di Kabupaten Puncak guna mendapat informasi dan keterangan sebagai bahan analisis terhadap resume kasus pengaduan proaktif.

Lanjutnya kasus tersebut telah diaduhkan dalam sistem pengaduan HAM dengan Nomor Kasus 377/PK-HAM/III/2024, untuk melakukan tindaklanjuti sesuai mekanisme HAM.“ Ujarnya.

Kemudian Frits Ramandey mengatakan, peristiwa ini diduga kuat merupakan anggota TNI Bataliyon Inf.Raider 300/Braja Wijaya Kodam III/Siliwangi yang markasnya di Cianjur Provinsi Jawa Barat. Ungkapnya.

Foto lain : Suasana media di kantor Komnas HAM Papua.

Sambungnya dari kasus kekerasan ini, Komnas Ham Perwakilan Papua telah menyiapakan beberapa hal berupa tanggapan dan catatan yakni Komnas Ham Papua mengecam keras terhadap peristiwa yang terjadi sebagai bentuk tindakan brutal dan tidak manusia dan melanggar HAM. Lalu Komnas Ham Perwakilan Papua akan memantau terus kasus ini dengan berkordinasi ke Komnas Ham guna memantau dan menyelidiki ke satuan batalyon infantri raider 300/Braja Wijaya di Kabupaten Cianjur Jabar.“ Ucapnya Ramandey dalam keterangan pers di kantor Komnas HAM (23/4/24).

Frits Ramandey beserta jajaran Komnas HAM Perwakilan Papua apresiasi terhadap langkah Panglima TNI yang sudah bentuk tim investigasi guna mengungkap fakta terkait kasus kekerasan yang dilakukan anggota TNI bagi warga sipil di Kabupaten Puncak, Papua Pegunungan.“ Tegasnya.

Dan berharap kepada Panglima TNI terus melakukan pengawasan terhadap tim yang telah dibentuk dalam rangka investigasi sebagai upaya penyelidikan dan berharap dilakukan penegakan hukum secara cepat dan tepat serta aspek kejujuran serta terbuka sesuai nilai dan prinsip Ham agar tidak jadi pertanyaan ditengah masyarakat Papua.“ Ucapnya.

Dan Komnas HAM Papua minta Kapolda Papua beri keterangan kepada Komnas HAM Papua mengenai identitas korban yang mendapat tindakan kekerasan aparat TNI untuk kepentingan pemantauan dan penyelidikan nantinya.

Penulis: Andika Paman

Editor: Linda

Tags: Hak Asasi ManusiaKabupaten Cianjur JabarKapolda PapuaKomnas HAM PapuaPanglima TNIYahukimo
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Kantor TP PKK Papua Tengah Diresmikan, Yosina Damanik: Mulai Besok Kami Aktif Berkantor

Berita Selanjutnya

Kapolda Papua Sampaikan Duka Mendalam Atas Gugurnya 2 Anggota Polisi Di Paniai

Berita Terkait

Hingga Maret 2026, Disdukcapil Kota Jayapura Terbitkan 8.994 KTP
Kabar Port Numbay

Hingga Maret 2026, Disdukcapil Kota Jayapura Terbitkan 8.994 KTP

Lepas 232 Calon Jamaah Haji Kota Jayapura, Begini Pesan Wakil Walikota
Kabar Daerah

Lepas 232 Calon Jamaah Haji Kota Jayapura, Begini Pesan Wakil Walikota

Sempat Ricuh, Aksi Demo di Jayapura Kondusif Setelah 1.200 Aparat Gabungan Dikerahkan
Hukum dan Kriminal

Sempat Ricuh, Aksi Demo di Jayapura Kondusif Setelah 1.200 Aparat Gabungan Dikerahkan

Demo di Wamena Sempat Ricuh, Tuntutan Dialog Damai Menguat di DPR Papua Pegunungan
Hukum dan Kriminal

Demo di Wamena Sempat Ricuh, Tuntutan Dialog Damai Menguat di DPR Papua Pegunungan

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

error: Nokenlive!!
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua