ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Rabu, September 2, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Pemkab Menunggak, PLN Putus Aliran Listrik Asrama Supiori di Jayapura

Pemkab Menunggak, PLN Putus Aliran Listrik Asrama Supiori di Jayapura

Oleh : Noken Live
15 Maret 2023
Di Kabar Daerah, Papua Terkini
0
Pemkab Menunggak, PLN Putus Aliran Listrik Asrama Supiori di Jayapura

Jayapura,Nokenlive– Sejumlah mahasiswa yang berdomisili di Asrama Putra-Putri Kabupaten Supiori di Jayapura mengeluhkan pemutusan listrik yang dilakukan oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) lantaran tak dibayar oleh pemerintah daerah setempat

Ketua Asrama Mahasiswa Kabupaten Supiori, Roy Kurni menjelaskan Pemerintah Kabupaten Supiori tidak membayar listrik ke PLN sejak November 2022 hingga tahun ini.

Akhirnya, PLN memutuskan listrik pada 13 Februari 2023. Pemutusan listrik tidak hanya di Asrama Putra, asrama Putri juga demikian.

Lanjut dia, dengan alasan tunggakan sambung langsung. Bagian Kesra Kabupaten Supiori pernah datang dengan tujuan membayar namun tak melakukan transaksi pembayaran, melainkan membuat surat pernyataan untuk setoran dengan PLN.

Menurutnya, pada 21 Oktober 2022 membuat pernyataan dengan PLN. Lalu, pada 22 Oktober 2022 menelfon untuk memastikan kapan penyetoran.

Namun, kata dia, tidak direspon sehingga pada 13 Februari langsung dilakukan pemutusan. Hingga kini pas sebulan pihaknya dalam kegelapan.

“Bagian Kesra mengaku tidak ada anggaran bergantung pada bupati. Sudah disampaikan kepada bupati tetapi tidak direspon,”kata Roy kepada wartawan di Jayapura, pekan lalu.

“Kami adalah mahasiswa sehingga tidak ada biaya untuk bayar meteran listrik, kami mahasiswa sangat berharap kepada Pemda agar memperhatikan kami,”ujarnya.

Menurut dia, pengurus Asrama meminta kepada mantan Kadis Kesra, Hendrik Kapisa untuk mempertanggungjawabkan surat perjanjian dengan PLN.

Hal serupa juga disampaikan oleh beberapa mahasiswa yang tinggal di kedua asrama tersebut.

Salah satu mahasiswa yang enggan menyebutkan identitas menjelaskan, PLN memutuskan listrik lantaran sudah ada perjanjian pembayaran tiap bulan antara PLN dengan Pemerintah Kabupaten Supiori. Namun,tak terlaksana.

Pemotongan listrik bukan hanya pencabutan meteran, melainkan langsung memotong kabel dari tiang listrik ke kedua asrama ini.

Pemutusan listrik menyebabkan, mahasiswa yang hendak menyelesaikan skripsi terpaksa memilih tinggal di kos-kosan agar ada listrik untuk menyusun skripsi.

“Karena lampu mati jadi setiap malam gelap, kami pakai pelita sebagai penerang,”katanya.

Dari data yang diperoleh, jumlah kamar di Asrama Putra Kabupaten Supiori sebanyak 11 kamar. Sementara jumlah kamar di Asrama Putri Supiori sebanyak 14 kamar.

Pemerintah Kabupaten Supiori tidak menanggung biaya pendidikan di perguruan tinggi termasuk makan-minum hanya aset asrama yang ditanggung oleh pemerintah kabupaten setempat.

Fasilitas di kedua asrama tersebut berupa tempat tidur satu kamar, setiap kamar dilengkapi dengan ac, dan shower kamar mandi umum.

Penghuni Asrama putri sebanyak 26 orang. Sementara penghuni di Asrama Putra sebanyak 28 orang.

Bupati Supiori, Yan Imbab ketika dikonfirmasi wartawan via pesan watshap terkait pemutusan listrik di Asrama Mahasiswa Supiori namun tak merespon.

Sementara itu, Anggota DPR Provinsi Papua Daerah Pemilihan Saireri, Yohanes Ronsumbre ketika dikonfirmasi mengaku sudah mendapat informasi terkait pemutusan listrik di Asrama Supiori.

Namun, tambah dia, bakal berkomentar setelah turun langsung untuk melihat kondisi asrama. Yohanes berjanji bakal berkomentar setelah turun ke Asrama. (REDAKSI)

Tags: AsramaHendrik KapisaKabupaten SupioriPLNRoy Kurni
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Kota Jayapura Tercepat Serahkan LKPD Tahun Anggaran 2022 ke BPK RI

Berita Selanjutnya

Penanganan Dugaan Korupsi Beasiswa Bidikmisi/KIP STIH Biak, Kuasa Hukum : Hilang Bak Ditelan Bumi

Berita Terkait

Peringati Maulid Nabi 2026, SMPN 9 Jayapura Berbagi Kasih di Panti Asuhan Muhammadiyah Arso
Kabar Daerah

Peringati Maulid Nabi 2026, SMPN 9 Jayapura Berbagi Kasih di Panti Asuhan Muhammadiyah Arso

Neeltje Werimon Sukses Jalankan Tugas sebagai Pembawa Baki Bendera di Istana Negara, Disambut Terhormat Di Jayapura
Kabar Daerah

Neeltje Werimon Sukses Jalankan Tugas sebagai Pembawa Baki Bendera di Istana Negara, Disambut Terhormat Di Jayapura

Kapolda Papua Tengah: El Nino menguat hingga September
Kabar Daerah

Kapolda Papua Tengah: El Nino menguat hingga September

Kapolda Papua Tengah: Pencegahan Bukan Sekadar Padamkan Karhutla
Kabar Daerah

Kapolda Papua Tengah: Pencegahan Bukan Sekadar Padamkan Karhutla

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua