Jayapura – Nokenlive.com
Tenaga Ahli Kementerian Sosial Bidang Rehabiltasi Sosial, Dr. Drs. Benhur Tomi Mano, MM (BTM) melaksanakan imunasi kepada anak dan balita di kota Jayapura.

Kegiatan imunisasi berlangsung kelurahan Wahno, Kotaraja, distrik Abepura, kota Jayapura, Senin (6/3/2023).
Disela sela pemberian imunisasi dalam sambutan tenaga ahli Kemensos RI Bidang Rehabilitas Sosial, BTM mengatakan, pencanangan pemberian imunisasi rotavirus dan imunisasi pneumonia conjugasi vaccine (PCV) serta pencanangan Posyandu Prima Kota Jayapura merupakan target pemerintah pusat melalui Presiden RI Joko Widodo adalah menekan angka stunting hingga dibawah 14 persen pada 2024.
BTM sapaan akrabnya menyebutkan, semua gubernur, bupati dan walikota se-Indonesia diminta untuk menurunkan angka stunting di daerahnya masing masing.
Ia mengungkapkan dua difokuskan pemerintah adalah, pendidikan dan kesehatan.
“Masyarakat harus sehat, terutama ibu-ibu hamil yang ada di kampung-kampung dan juga perkotaan. Perlu kita bantu dan menolong mereka supaya anak-anak yang dilahirkan sehat dan bergizi,” kata ujar BTM.
Pada kesempatan itu, BTM mengucapkan terima kasih kepada mama-mama yang telah membawa anaknya datang, karena ingin anaknya sehat, pintar dan tidak terganggu kesehatan lain. Sehingga anak-anak yang tumbuh kembang itu, jadi harapan dari bapak dan mama.
Orang tua diminta jaga anak-anak, asuh mereka dengan baik supaya kedepan tumbuh kembang anak sehat,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut mantan Walikota Jayapura dua periode itu menyampaikan pesan kepada penjabat Walikota Jayapura, agar puskesmas-puskesmas harus diberikan dana Otsus yang besar, supaya mereka bisa melayani masyarakat melalui dana Otsus ini.
Kata BTM, dana Otsus yang diturunkan dulu ke pemerintah provinsi, baru dibagi-bagi. Tapi sekarang dana Otsus langsung disalurkan kepada pemerintah kota dan kabupaten. “Dan nilainya sangat besar,” singkatnya.
BTM juga minta agar pemerintah kota melengkapi rumah sakit Ramelah milik pemerintah kota Jayapura yang di Koya Timur, Distrik Muara Tami untuk dilengkapi semuah fasilitas dan juga para dokter.
“Dana Otsus difokuskan untuk pendidikan dan kesehatan. Uang itu tidak boleh dipakai buat program-program yang tidak menyentuh rakyat,” tegasnya.
BTM menambahkan, yang kita harus bantu pertama adalah ibu-ibu hamil, anak-anak 0 – 4 tahun, lansia, juga janda-janda.
“Kalau kita bantu orang-orang yang sudah mampu tentu mereka akan investasinya keluar, bukan di kota Jayapura. Tapi, kalau kita bantu anak-anak 0 sampai 4 tahun, mereka tinggal di kota ini, begitua juga lansia, mereka tidak pikir keluar daerah tapi yang dipikirkan bagaimana mereka hidup disini, sehat dan bahagia,” tutupnya.(REDAKSI)





Apa komentar anda ?