Karubaga,Nokenlive.com – Guna meminta dukungan doa dari tokoh gereja, calon Gubernur Papua Pegunungan, Ones Pahabol tiba di Karubaga, ibu kota Kabupaten Tolikara
Saat tiba bandara, Ones dijemput oleh sejumlah tokoh gereja didaerah itu. Setelah turun dari pesawa, Ones menyapa satu persatu yang menjemput.
Ones Pahabol didampingi para tokoh agama berjalan kaki menuju penginapan yang tidak terlalu jauh dari bandara.
Sempat ada sedikit keributan di sekitar Bandar Udara Karubaga, namun diselesaikan dengan baik. Penjemputan berlangsung aman terkendali.
Menanggapi itu, Ones Pahabol mengatakan hal-hal seperti itu biasa bagi dia, kalau tidak terjadi maka ia tidak datang ke Tolikara.
“Puji Tuhan karena segala sesuatu ada dijalan, saya pilih jalan ini. Jadi ada yang mabuk lalu menolak itu biasa,”kata Ones Pahabol usai dijemput dari bandara, Jumat (24/2) pagi.
Ones mengatakan, Tuhan yang menyuruhnya ke Tolikara buka untuk kampanye tetapi meminta doa dari para tokoh gereja dan penginjil.
“Ditolak itu hal biasa. Roh bekerja dalam hati untuk kesini. Bapa kalau tidak pergi, mereka tidak tau soal injil. Ada timbal balik yang luar biasa,”ujarnya.
Disela-sela pertemuan dengan tokoh gereja, Ones menyampaikan terima kasih untuk gereja, terutama gereja GIDI. Menurut dia, ia memiliki hak waris.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh masyarakat yang hadir bersama tokoh agama.
Melalui momentum itu, Ones mengaku ia orang asli yang fundamental. Ada haknya di Karubaga, Tolikara.
“Saya memang orang asli yang paling fundamental, hak saya ada disini,”kata Ones dengan nada tegas disela-sela pertemuan.
Dia mengaku, bersyukur karena hal itu terjadi. Gereja terbuka, hati juga terbuka untuk menerima kedatangannya.
Ones juga menyampaikan terima kasih kepada sahabat-sahabatnya yang telah hadir dalam pertemuan inu.
“Saya ucapkan terima kasih untuk sahabat-sahabat saya yang sudah datang,”tambah dia.(*)





Apa komentar anda ?