Jayapura – nokenlive.com
Aksi bisu dilakuan puluhan mahasiswa tergabung dalam aliansi melawan rasisme didepan pengadilan negeri Jayapura.

Aksi bisu ini guna mendukung Viktor Yeimo di depan PN Jayapura, Selasa (21/02/23).
Ketua koordinator lapangan (Korlab) Nainwahla menyatakan, aksi bsi dilakukan guna mendukung Viktor Yeimo yang saat ini sedang menjalani persidangan atas kasus rasisme tahun 2019 lalu.
“Karena rasisme adalah musuh dunia seperti Viktor Yeimo sendiri menyatakan bahwa, kita hilangkan rasisme dari tanah Papua sehingga kami Forum Rakyat Melawan Rasisme sampai sidang Viktor F Yeimo selesai,” kata Nainwahla.
Nainwahla berpendapat bahwa sama sekali tidak merasakan keadilan diatas tanah Papua.
Ia mengatakan, beberapa kali melakukan aksi bisu di depan kantor PN Jayapura akan tetapi tempat aksi bisu lakukan ditutup oleh aparat keamanan kepolisian.
Lanjut Nainwahla, kami Forum Melawan Rasisme berharap agar pihak hakim juga kejaksaan harus melihat secara baik soal rasisme ini.
“Siapa pelaku rasisme, dan siapa yang korban rasisme,? Viktor F. Yeimo adalah korban rasisme bukan pelaku rasisme,” katanya.
Sementara itu, ditempat sama, Wakorlab Mlly Kogoya menyatakan, pihaknya bersama rekan rekan mahaiswa melakukan aksi bisu ini dalam rangka menuntut agar membebaskan Viktor F Yeimo karena, Viktor F Yeimo adalah korban rasisme bukan aktor dari rasisme ini .
“Dia hanya mengangkat harkat dan martabat orang Papua yang terjadi tahun 2019 yang lalu,” ujar Mlly Kogoya.
Oleh karena itu, Mlly Kogoya dkk menuntut agar segera bebaskan Viktor Yeimo tampa syarakat karena, dia korban rasis bukan pelaku rasis. (TIMOTIUS BOMA)





Apa komentar anda ?