BIAK, Nokenlive.com
Komandan Kodim 1708/BN, Letkol. Inf. J Daniel Manalu dengan tegas membantah tudahan pemukulan yang dilakukan anggota kodim terhadap pasien di RSUD Biak yang di sebarkan di medsos grup Biak Numfor. Dirinya mengatakan Anggotanya tidak melakukan hal tersebut dan dengan tegas akan menuntut pihak-pihak yang dianggap telah mencemarkan nama baik satuannya.
“Itu tidak benar, tidak ada anggota kodim yang pukul pasien bahkan membawa senjata, saya sudah melaporkan kepada polisi, tentunya dengan meminta pihak-pihak yang telah mencemarkan nama baik Kodim mempertanggungjawabkan perbuatan mereka, dengan melakukan permintaan maaf, baik secara langsung maupun di media sosial FB, RRI bahkan media elektronik lainnya”, ujarnya beberapa waktu lalu pada pertemuan bersama awak media.
Dandim menjelaskan bahwa pihaknya bertugas atas permintaan pihak RSUD Biak Numfor,dalam hal ini Direktur RSUD.
Dirinya mengaku yang terjadi adalah bukan masalah dengan anggota Kodim, tetapi antara pasien dengan security RSUD Biak. Anggota nya hanya melerai keributan yang sudah terjadi.
“Jadi saat itu pasien tidak mau mendengar teguran dari security RSUD biak, yang saat itu melarang pasien tersebut agar tidak makan pinang dan harus memakai masker di dalam ruangan rumah sakit, saat itulah pasien marah dan terjadi cekcok, keributan, hingga pasien lah yang melakukan tindakan fisik terhadap security, lalu anggotanya yang bertugas saat itu atas perintah direktur RSUD Biak melerai keributan tersebut dan membawa pasien keluar hingga ke areal parkiran motor”, tuturnya menjelaskan kejadian yang sebenarnya.
Dirinya juga meminta agar tidak ada lagi ujaran Terkait keberadaan Anggota Kodim 1708 yang bertugas di RSUD Biak. “Sejak tahun 2020 sudah ada suratnya, jadi jangan asal bicara”, tegasnya.Daniel menambahkan untuk diketahui bersama bahwa rumah sakit termasuk dalam objek vital publik, sehingga apabila diminta dan diperlukan maka TNI sekali siap untuk melaksanakan pengamanan, tentunya semua sesuai dengan prosedur yang berlaku. (Lisa R)





Apa komentar anda ?