Jayapura – Nokenlive.com
Direktur Utama Pdam Jayapura, Entis Sutisna menjelaskan, akibat faktor cuaca yang tidak menentu khsusunya intesitas curah hujan yang menurun antara Oktober hingga akhir November 2022 ini mengakibatkan debit air minum disejumlah intek tersebar di kota Jayapura alami penurunan dratis hingga 50 persen.
Dengan menurunya debit air secara dratis itu mempengaruhi pelayanan air minum Pdam Jayapura kepada masyarakat kota Jayapura.
“Hadapi perayaan Natal Tahun 2022 kali ini, Pdam Jayapura mengalami sedikit kendala dikarenakan faktor cuaca dimana curah hujan di kota Jayapura menurun, membuat sejumlah intek penampungan air minum milik Pdam Jayapura kena dampak mengalami penurunan debit air hingga 50 persen,” ujar Entis Sutisna kepada wartawan usai hadiri upacara HUT Korpri ke 50 tahun 2022 di kantor Walikota Jayapura, Selasa, (29/11/2022).
Lebih lanjut kata Kang Entis sapaan akrabnya mengatakan, dengan kondisi ini sedikit mengganggu pelayanan air bersih Pdam Jayapura kepada masyarakat kota Jayapura.
Ia mengatakan, daerah diwilayah kota Jayapura terdampak pelayanan air bersih kurang maksimal yaitu Entrop dan Hamadi.
“Begitu juga di intek Kamwolker mengalami penurunan debit air mengakibatkan pelayanan air bersih kepada warga di Waena dan sekitarnya terdampak kurang maksimal,” jelasnya.
Hal sama juga dialami warga kampung Buton di Skyline, Tanah Hitam, Abe Pantai dan sebagian Kotaraja juga terkena dampak pelayanan air minum kurang maksimal akibat faktor cuaca tersebut.
Dengan keadaan ini, lanjut Entis Sutisna yang telah mengantongi sejumlah penghargaan sebagai pemimpin kreativ saat memimpin Pdam Jayapura minta kepada masyarakat kota Jayapura terdampak gangguan pelayanan air bersih untuk bersabar atas kondisi alam yang terjadi.
Sebagai perusahaan milik pemerintah kota Jayapura, Pdam Jayapura akan terus berupaya melayani warga kota Jayapura dalam pelayanan air bersih secara maksimal.
“Dalam rangka pelayanan prima ke masyarakat sebagai pelanggan Pdam setia, kami sedang menyiapkan pelayanan tangki air minum secara gratis kesetiap daerah yang membutuhkan air bersih,” jelasnya.
Namun, lanjutnya, pelanggan terlebih dahulu mendaftar ke Pdam serta memberikan alamatnya yang jelas.
“Atas ketidak nyamanan pelayanan air minum ini kami minta maaf kepada warga kota Jayapura. Ini bukan kami sengaja tetapi ini akibat faktor alam menurunya curah hujan di kota Jayapura membuat sejumlah intek sebagai sumber air bersih mengalami gangguan dengan menurunya debit air secara dratis hingga 50 persen,” tutupnya. (ANDIKA PAMAN)





Apa komentar anda ?