ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Senin, Mei 25, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Komnas HAM Papua Investigasi Kasus Kekerasan Anak di Kabupaten Keerom

Komnas HAM Papua Investigasi Kasus Kekerasan Anak di Kabupaten Keerom

Oleh : NOKENLIVE
8 November 2022
Di Dari TKP, Hukum dan Kriminal, Papua Terkini, Serba Serbi Papua, Uncategorized
0
Komnas HAM Papua Investigasi Kasus Kekerasan Anak di Kabupaten Keerom

Ketua Perwakilan Komnas HAM Papua Frtis Ramandey saat memberikan keterangan pers kepada sejumlah wartawan diruang kerjanya terkait investigasi penganiayaan terhadap tiga orang anak dibawa umur di kabupaten Keerom diduga dilakukan oleh oknum prajurit TNI AD terjadi Kamis, (27/10/2022) lalu.(FOTO : ANDIKA PAMAN)

Jayapura, Nokenlive.com

Kepala Perwakilan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Papua, Frits Ramandey menyampaikan, pihaknya telah melakukan investigasi kasus tindak kekerasan diduga dilakukan sejumlah oknum prajurit TNI AD terhadap tiga orang anak yang masih dibawah umur di kabupaten Keerom, Papua terjadi Kamis, (27/10/2022) lalu.

“Dari kasus ini, ada tiga korban merupakan anak dibawah umur. Mereka (korban) masih usia sekolah yaitu, Rakmat Yustus Paisei, Bastian Bate dan Laurens,” ungkap Frits Ramandey kepada wartawan diruang kerjanya, Selasa, (8/11/22).

Dari kejadian ini, kata Frits Ramandey, pihaknya telah bertemu Komandan Pos di Arso, Kabupaten Keerom guna menyampaikan beberapa hal terkait kejadian ini.

“Dari pertemuan itu, Komandan Pos sangat mendukung terhadap proses hukum yang dilakukan oleh anak buahnya terhadap ketiga anak tersebut,” jelas Frits Ramandey.

Dalam waktu dekat,  Frits Ramandey mengungkapkan, pihak TNI melalui Komandan Pos akan bertemu pihak keluarga korban untuk meminta maaf atas tindakan dilakukan anak buahnya.

“Komandan Pos sendiri berkomitmen mentaati proses hukum yang berlangsung terhadap anak buanya,”  jelas Frits.

Lanjutnya dari investigasi Tim Komnas HAM Papua kelapangan telah menemukan beberapa hal yaitu, adanya tindak kekerasan terhadap tiga orang anak yang masih dibawah umur atas nama, Rakmat Yustus Paisei (L), Bastian Bate (L), dan Laurens Kawong (L).

Selain itu, lanjut Frits Ramandey, pihak Komnas HAM Papua mendukung penuh komitmen Pangdam XVII Cendrawasih untuk pelaku tetap proses hukum sesuai mekanisme yang berlaku untuk menjaga nama baik kesatuan TNI AD.

“Kami mendukung penuh komitmen Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Darat untuk memberikan hukuman terhadap oknum anggota TNI yang melakukan pelanggaran termasuk yang terjadi kepada tiga anak dibawah umur di Arso Kabupate Keerom, Papua,” ujarnya.

Komnas HAM Papua, lanjut Frits Ramandey juga minta kepada Pangdam XVII Cenderawasih supaya setiap prajurit yang ditugaskan ke Papua agar diberikan pembekalan yang baik dan benar terutama menyangkut kearifan lokal masyarakat di Papua.

“Khususnya tidak melakukan tindak kekerasan yang berlebihan bagi anak dan perempuan di Papua, karena perempuan dan anak dilindungi oleh undang-undang di negara kesatuan Republik Indonesia,” tutup Ketua Perwakilan Komnas HAM Papua, Frits Ramandey.

Untuk diketahui, penganiayaan itu diduga bermula saat ketiga korban (Rakmat Yustus Paisei, Bastian Bate , dan Laurens Kawong melakukan pencurian 2 ekor burung kakak tua putih di Pos TNI AD di Kampung Yuwanain Arso, Distrik Arso, kabupaten Keerom.(ANDIKA PAMAN)

Tags: Frtis RamandeyKabupate KeeromKomnas HAM PapuaPenganiayaan Anak Dibawa Umur
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Dirlantas Polda Papua Imbau Warga Tidak Euforia Berlebihan Selama Piala Dunia 2022

Berita Selanjutnya

Kunker ke Jayawijaya, Pangdam XVII/Cenderawasih Tanam Ubi Jalar Bersama Masyarakat

Berita Terkait

Bea Cukai Jayapura Musnahkan Ribuan Rokok dan Ratusan Liter Minuman Alkohol Ilegal, Kerugian Negara Capai 61 Juta Rupiah
Hukum dan Kriminal

Bea Cukai Jayapura Musnahkan Ribuan Rokok dan Ratusan Liter Minuman Alkohol Ilegal, Kerugian Negara Capai 61 Juta Rupiah

Kejari Jayapura Berhasil Amankan Satu DPO Perkara Tindak Pidana Korupsi
Hukum dan Kriminal

Kejari Jayapura Berhasil Amankan Satu DPO Perkara Tindak Pidana Korupsi

Dana Otsus Tahap I Kota Jayapura Cair, Rp24,5 Miliar Sudah Tersalurkan
Uncategorized

Dana Otsus Tahap I Kota Jayapura Cair, Rp24,5 Miliar Sudah Tersalurkan

Situasi Wamena Mulai Kondusif, Aparat Masih Disiagakan di Tujuh Titik Strategis
Hukum dan Kriminal

Situasi Wamena Mulai Kondusif, Aparat Masih Disiagakan di Tujuh Titik Strategis

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

error: Nokenlive!!
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua