
JAYAPURA, Nokenlive.com
Pengurus Koperwan Papua melaksanakan pelatihan cara mengolah sagu menjadi aneka kuliner makanan yang punya nilai ekonomis bagi warga di kampung Yahim, Kabupaten Jayapura, pada hari Sabtu, (25/6/22).
Dengan Antusias, mama-mama yang menjadi peserta Pelatihan mengikuti arahan agar menghasilkan kue kering yang renyah.
“Kami sudah bergerak melakukan sosialisasi dan pelatihan ini sejak tahun 2021 lalu, dan hampir seluruh distrik bahkan kampung telah kami datangi di kabupaten Jayapura, dengan kegiatan yang sama yakni sosialisasi sekaligus memberikan pelatihan bagi mama papua untuk mengolah sagu yang merupakan makanan khas orang papua, untuk di kelola menjadi aneka jenis makanan yang punya rasa serta memiliki nilai ekonomis”, tutur Linda Tokoro, Ketua Koperwan Papua.
Lanjutnya dalam mengolah sagu sebagai bahan dasar membuat aneka jenis makanan, pihaknya sudah menghasilkan beberapa jenis kue dari bahan sagu yaitu kue kering sagu, kue ulat sagu, kue kembang goyang sagu, kue bolu sagu, sagu bakar gula merah, dan lainnya.
Ditambahkan untuk pemasarannya, selain di papua, beberapa hasil karya mereka telah dipasarkan diluar papua, baik di pulau jawa dan kalimantan, dengan jumlah pesanan dalam jumlah besar, hal ini membuat mereka bekerja ekstra untuk memenuhi permintaan tersebut.
Dan usaha mengolah sagu menjadi bahan makanan yang punya nilai gizi tinggi ini, tanpa ada bantuan atau dukungan pemerintah daerah dan murni dari kantong pribadi maupun dari hasil penjualan kue yang digunakan untuk membiayai Pelatihan.
Adapun harga daripada hasil olahan mereka untuk jenis kue kering satu toples dihargai sebesar 75.000 ribu rupiah. (Andika paman)




Apa komentar anda ?