
JAYAPURA, Nokenlive.com
Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan KB Kota Kota Jayapura bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK tingkat distrik dan kelurahan Se-Kota Jayapura, melaksanakan pengukuhan Duta Stunting dan Bunda Genre Tahun 2022, yang berlangsung dikantor Walikota Jayapura, pada hari selasa (26/4/2022).
Para duta Stunting akan bertindak menyampaikan informasi dan melakukan sosialisasi serta menggiatkan edukasi kepada Anggota PKK di tiap kelurahan mengenai bahaya Stunting bagi generasi penerus.
“Jadi para duta inj akan menjadi corong informasi dan edukasi mengenai bahaya Stunting agar masyarakat memahami dan melakukan pencegahan dengan memulainya dari tiap rumah”, Kata Betty Anthoneta Puy, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan KB Kota Jayapura.
Menurut Betty saat ini pihaknya juga telah membentuk tim pendamping keluarga yang akan membantu duta Stunting dalam memberikan informasi kepada warga masyarakat mengenaj metode pencegahan Stunting khususnya terkait kekurangan gizi bagi balita semenjak dalam kandungan.
Sementara itu Walikota Jayapura, Benhur Tomi Mano, dalam sambutannya menyampaikan tugas duta Stunting dan Bunda Genre adalah ikut mensosialisasikan beberapa poin pencegahan seperti Pernikahan di usia dini, hamil dan melahirkan di usia yang terlampau muda, terlalu tua, serta jarak lahir anak yang terlalu dekat.
Ditambahkannya program pencegahan Stunting merupakan kebijakan Presiden Republik Indonesia bagi seluruh daerah guna dilaksanakan oleh kepala daerah baik Gubernur maupun Para Bupati dan Walikota dalam rangka memutus rantai Stunting atau pertumbuhan kerdil akibat kurang gizi.
Untuk diketahui Kota Jayapura menjadi yang pertama di Papua dalam menjalankan program Duta Stunting dan Bunda Genre dengan menggandeng para pengurus tim penggerak PKK Tingkat Distrik dan Kelurahan di wilayah Kota Jayapura. (Andika Paman)




Apa komentar anda ?