KEEROM,Nokenlive.com
Kepala Distrik Skanto, Marinus A Leksi, ST memimpin Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) Distrik Skanto Tahun 2022 Dalam Rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah ( RKPD ) Tahun Anggaran 2023 pada Selasa (24/2/2022) di Kantor Distrik, Arso III Kampung Jaifuri.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Bappeda Yohanes Apesaray, DPRD kab. Keerom Ahmat Mbara, Kapolsek Skanto Ipda Arnod Pieter N. Werbabkay, Koramil Kapten Inf Saryadi, hadir juga ibu ketua PKK Distrik Skanto Maria Skolastika Aren, Dinas PUPR, para Kepala Kampung, Bamuskam, perangkat pendamping tingkat Distrik dan Kampung, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, serta tokoh perempuan, dan masyarakat setempat.
Dalam sambutannya Kadistrik Skanto mengatakan bahwa pembangunan merupakan suatu proses transformasi dari kondisi aktual yang dirasa kurang menuju kepada kondisi ideal yang masyarakat inginkan.Perubahan dapat terjadi dalam berbagai bentuk baik pengadaan prasaranan, penataan struktur.
Ia juga mengatakan Keberhasilan pembangunan harus diawali dengan perencanaan yang terarah, cermat dan terukur.
”Hari ini kita melaksanakan Musrembang dalam rangka penyusunan perencanaan pembangunan untuk tahun 2023 atau RKPD. Musrembang tingkat Distrik Skanto merupakan lanjutan Musrembang dari masing-masing kampung”, ujarnya.
Berlandaskan pada amanat UU no. 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional dan UU no. 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah bahwa pemerintah dan pemerintah daerah diwajibkan menyusun RPJP atau RPJPD dan RPJMD serta Rencana Kerja pemerintah ( RKP/RKPD ), Permendagri no. 54 tahun 2010 tentang pelaksanaan peraturan pemerintah no. 8 tahun 2008 tentang tahapan, tatacara
Penyusunan,pengendalian dan evaluasi pelaksanaan perencanaan pembangunan daerah, juga Perda kabupaten Keerom no. 4 tahun 2021 tentang RPJMD.
Maka statergi arah kebijakan dan program perencanaan daerah tahun 2021
2025 terarah dan berdampak pada percepatan, pemerataan pembangunan bagi masyarakat berdasarkan Visi-Misi Kepala Daerah yakni ‘ Keerom bangkit yang inovatif, Mandiri,Bermartabat dan berkelanjutan.
Ia juga menuturkan bahwa pembangunan tidak semata menjadi tanggung jawab pemerintah melainkan juga keterlibatan atau partisipasi semua pihak, maka dengan forum Musrembang ini ia mengajak agar bersama mencari solusi terhadap persoalan yang ada.
Usai kegiatan Musrembang, kepada media ini Kadistrik Skanto, Marinus A. Leksi, ST mengatakan bahwa program kerja di tahun 2022 diantaranya pendataan masyarakat terutama OAP, masalah lingkungan terkait sampah, infrastruktur jalan, dan lainnya sesuai dengan Visi-Misi Kepala Daerah. “Setelah ini kita akan lakukan pendataan masyarakat khususnya OAP dan juga berbagai tugas lainnya seperti Lingkungan, Infrastruktur juga lainnya”, paparnya.
Dirinya juga menyinggung berbagai masalah yang harus diselesaikan oleh pemerintahan Distrik dan Pemerintahan Kampung, seperti persoalan dusun Wisiten yang diketahui masyarakatnya belum tersentuh pembangunan. (Amin Momiage)





Apa komentar anda ?