Jayapura,Nokenlive.Com-Manajemen Scarlet Club Jayapura dan Paguyuban Honda Motor Jayapura,Provinsi Papua mendonasikan dana untuk salah satu gereja di Desa Wontong, Kecamatan Macang Pacar,Kabupaten Manggarai Barat,Provinsi NTT.
Sementara itu bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian mereka terhadap bencana alam yang menimpa beberapa daerah di Provinsi NTT,salah satunya rumah ibadah yang ada di Desa Wontong Kabupaten Manggarai Barat.
Manager Scarlet Club Jayapura, Fajrin menyampaikan rasa prihatinya atas musibah bencana alam yang menimpa masyarakat dibeberapa daerah di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Kita tau bersama akibat bencana alam tersebut ada korban jiwa,banyak harta benda milik masyarakat yang hancur dan juga tempat ibadah yang rusak,”ungkap Fajrin.
Menurut Fajrin,atas peristiwa bencana alam di NTT tersebut, manajemen Scarlet Club Jayapura bekerja sama dengan komunitas Paguyuban Honda Motor Jayapura (PHMJ) untuk melakukan pengalangan dana.
“Jadi Scarlet Club Jayapura ini merupakan salah satu anak perusahaan dari Monalisa Group Sorong Papua Barat. Total dana yang kita kumpulkan Rp.6 juta.Dana yang kami kumpulkan ini bersumber dari dana perusahaan dan juga terkumpul dari para pengunjung atau tamu,dengan tujuan untuk membantu saudara kami yang terkena musibah bencana alam di NTT,”tuturnya.
“Sesuai keputusan kami bersama dengan PHMJ,dana yang kita kumpulkan ini akan disumbangkan ke Gereja Pongkal di Kecamatan Macang Pacar,Kabupaten Manggarai Barat, dimana gereja ini juga terkena dampak dari bencana yang terjadi di NTT,”ucap Fajrin.
Sementara itu Ketua PHMJ Jayapura, Shandy Suwages menyampaikan, total dana yang dikumpulkan sebanyak Rp.9.300.000 dana ini telah diserahkan untuk selanjutnya dikirim ke pengurus gereja di Desa Wontong Kab.Manggarai Barat.
“Dana ini kita kumpulkan selain dari anggota dan teman-teman komunitas motor di Jayapura, juga dari hasil aksi pengalangan dana yang dilakukan oleh komunitas PHMJ Jayapura berkerja sama dengan manajemen Scarlet Club Jayapura,”tuturnya.
Selain membantu tempat ibadah di Desa Wontong tersebut, PHMJ juga membantu sedikit dana kepada beberapa anggotanya yang berasal dari NTT yang memang keluarganya terkena dampak dari bencana yang terjadi di NTT tersebut.
“Mudah-mudahan dana yang kita bantu ini bisa membangun kembali gereja di Desa Wontong itu.Karena sesuai informasi bahwa atap seng dari gereja tersebut roboh setelah disambar angin kencang pada saat ibadah Jumaat Agung lalu,”pintanya.
Penyaluran bantuan dana ke Gereja Pongkal di Desa Wontong Kab.Manggarai Barat tersebut juga berdasarkan kesepakatan dan rapat bersama pengurus PHMJ dan pihak manajemen Scarlet Club Jayapura.
Ditempat yang sama Tokoh Muda Desa Wontong,Hans Palen berterima kasih atas kepedulian dari pihak manajemen Scarlet Club Jayapura dan Paguyuban Honda Motor Jayapura (PHMJ) yang mana mereka memutuskan untuk memberikan bantuan ini ke Gereja Pongkal di Kecamatan Macang Pacar Kab. Manggarai Barat.
“Bantuan ini sangat berarti sekali dan tentunya membantu masyarakat di Desa Wontong,Desa Lewat dan Desa Baru, untuk kembali membangun rumah Tuhan yang mana di laporkan atap sengnya lepas setelah disambar angin kencang pada saat perayaan ibadah paskah Jumaat Agung,”terang Hans Palen.
Hans Palen melihat, apa yang dilakukan oleh teman-teman komunitas motor di Jayapura dan juga manajemen Scarlet Club Jayapura tersebut sangat baik.Pasalnya Gereja Pongkal yang berada di Desa Wontong Kabupaten Manggarai Barat tersebut juga terkena dampak akibat bencana yang terjadi di NTT lalu.
Pria yang kini berprofesi sebagai wartawan di Papua ini juga memberikan apresisai.Pasalnya bantuan yang ditujukan ke Gereja Pongkal tersebut berada di Kampung kelahirannya.
“Saya berterima kasih sekali.Kebetulan saya sendiri juga merupakan salah satu anggota dari Komunitas Motor di Jayapura yang tergabung di Jayapura Tiger Motor Club (JTMC) Jayapura.Aksi sosial seperti ini memang sudah menjadi kebiasaan kami kami anak-anak komunitas motor di Jayapura.Mudah-mudahan bantuan ini bisa membangun kembali gereja disana.Jangan dinilai dari besar dana ini,tetapi ini merupakan bentuk kepedulian dari kami sebagai anak-anak motor di Kota Jayapura,Provinsi Papua,”tutup Hans Palen.(ans).





Apa komentar anda ?