ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Selasa, Juni 23, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Pemakaran Sah Saja Tapi Kesejahteraan Masyarakat Harus Diperhatikan

Pemakaran Sah Saja Tapi Kesejahteraan Masyarakat Harus Diperhatikan

Oleh : Noken Live
23 Maret 2021
Di Provinsi Papua
0
Pemakaran Sah Saja Tapi Kesejahteraan Masyarakat Harus Diperhatikan

Ilustrasi Peta Papua/ Google

Jayapura, Nokenlive.com – Wacana pemekaran wilayah Daerah otonom Baru di Provinsi Papua masih terjadi pro kontra membuat tokoh masyarakat  dan tokoh adat  angkat bicara untuk pembangunan Papua lebih baik kedepan.

Ketua P2MA-PTP, Marthen Omaleng, mengatakan jika pemekaran wilayah tetap disahkan maka  pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Papua di Provinsi baru yang dimekarkan seperti Papua Tengah itu masyarakatnya harus diperhatikan.

“Karena tujuan pemekaran itu untuk mensejahterakan rakyatnya. Jangan nanti pemekaran Provinsi ini dimanfaatkan oleh elit-elit politik untuk kepentingan mereka,” kata tokoh masyarakat wilayah Papua Tengah di Jayapura, Senin (21/3/2021).

Tokoh adat dari Selatan Papua, Paskalis Netep, mengatakan semua masyarakat di wilayah Selatan Papua sudah dan siap dilakukan pemekaran wilayah.

“Waktu saya di Boven Digoel itu mereka datang antar aspirasi penolakan namun saya pelajari  beberapa hal dan saya dalami dan pelajari poin-poin permasalahan salah satunya itu 9 perusahaan  7 menara namun mereka kerja yang ada maka itu kami hentikan,” kata Paskalis.

Menurutnya, tokoh – tokoh adat di wilayah selatan Papua sudah setuju untuk pemekaran tetap dialaksanakan sehingga pihaknya mendorong agar proses pemekaran cepat dilaksanakan. “Selama saya di Merauke, Boven Digoel, tokoh-tokoh adat setuju bahwa pemekaran tetap berjalan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala kantor Dewan Adat Papua, Ferdinand Okoseray, lambat atau cepat pro kontra soal pemekaran wilayah Papua akan diselesaikan oleh Pemerintah Pusat.

 

Ia mencontohkan kasus jabatan Sekda Papua itu orang boleh bilang kecewa karena tidak dapat jabatan, tetapi realitasnya Sekda Papua kalau Jakarta tegas pasti maunya begitu saja.

“Saya kira Mendagri mengerti dan mengetahui soal watak orang Papua. Sehingga kalau kita bersuara mereka anggap kita pro-kontra pemerintah pusat netralitas maka jadi sorotan mereka itu yang terjadi diProvinsi Papua,” kata Ferdinand.

Dikatakan, ada dua sisi sebenarnya dalam wacana pemekaran wilayh di Papua yaitu pertama soal pembangunan.

“Para pejabat setelah menjabat pikirannya seperti apakah bisa menetap di daerah tersebut ataukah pulang ke kampungnya tapi tidak membangun terus mulai lakukan pengumpulan masa, untuk pilkada, gubernur kedepan,” ujarnya.

Sehingga secara tidak langsung Orang Asli Papua akan terdampak positif dari pemkiran, kalau Ibu Kota Provinsi ada di Wamena atau Timika pemikiran orang kan tertuju ke situ, atau berbagai tidak tujuannya ke Jayapura nilai positifnya.

“Saya sempat ikuti beberapa berita di media permintaan Presiden otsus harus dievaluasi total, entah dievaluasi lanjut atau tidak. Kemudian kita terima atau tidak dievaluasi, misalnya itu dievaluasi total dana dan hasil pembangunan harus dibagi baik diseluruh Papua,” pungkasnya.

(Surya)

 

Tags: Daerah Otonom Barukesejahteraan masyarakat PapuaOtonomi khususPemakaran Papua
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Jaga Kamtibmas,Polsek Japut Sambangi Warga di Tempat Keramaian

Berita Selanjutnya

Selama Covid-19,Penyakit Hipertensi dan Diabetes Paling Dominan di Tangani Puskesmas 

Berita Terkait

Resepsi Bulan Bung Karno, BTM Tegaskan Kekuatan PDI Perjuangan Bersumber dari Rakyat
Nasional

Resepsi Bulan Bung Karno, BTM Tegaskan Kekuatan PDI Perjuangan Bersumber dari Rakyat

Kepsek SRT 75 Jayapura: Penerimaan Siswa Baru Sekolah Rakyat Lewat Dinas Sosial
Pendidikan

Kepsek SRT 75 Jayapura: Penerimaan Siswa Baru Sekolah Rakyat Lewat Dinas Sosial

Festival Colo Sagu Jadi Seruan Selamatkan Masa Depan Hutan Papua
Politik dan Pemerintahan

Festival Colo Sagu Jadi Seruan Selamatkan Masa Depan Hutan Papua

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Wali Kota Jayapura Ajak Warga Berpartisipasi
Kabar Port Numbay

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Wali Kota Jayapura Ajak Warga Berpartisipasi

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua