Jayapura, Nokenlive.com – Satu hari jelang pelaksanaan pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur, Pemerintah kita Jayapura dan Persekutuan Gereja-Gereja Sekota (PGGS) menggelar doa bersama untuk Pilkada Damai dan Bermartabat di Papua, Senin (25/6/2018).
Bertempat taman Yos Sudarso Imbi, Distrik Jayapura Utara, hadir Penjabat Gubernur Papua, Mayjen TNI (Purn) Soedarmo, Walikota DR. Benhur Tomi Mano, MM, dan Wakapolda Papua Brigjen. Pol. Drs. Yakobus Marzuki.
Turut hadir pula, calon Wakil Gubernur Habel M. Suwae, para Ketua Klasis dari 49 denominasi gereja di Kota Jayapura, Ketua PGGS se-Kota Jayapura, Pdt. DR. James Wambrauw, Ketua Persekutuan Gereja -Gereja di Papua (PGGP), Pdt. Lipiyus Biniluk, dan masyarakat setempat.
Sebanyak 6 pendeta dari denominasi gereja di percayakan untuk membawakan doa dan doa berkat oleh salah satu pastor, dengan pokok doa untuk masyarakat di negara Indonesia mulai Presiden dan Wakil Presiden dan jajaran Menteri, Kapolri, Panglima TNI.
Juga berdoa untuk Provinsi Papua mulai dari Gubernur, Bupati, Walikota, Kapolda, Pangdam, Gereja-Gereja, Jemaat-Jemaat, dan Klasis.
Penjabat Gubernur mengakui doa bersama yang digelar malam ini juga telah dilakukan oleh berbagai komunitas agama lain yang ada di Provinsi Papua baik Hindu, Budha, Islam dan malam ini khusus buat komunitas Kristen Protestan dan Katolik.
Dikatakannya, doa yang disampaikan oleh seluruh pimpinan agama yang ada di Provinsi Papua adalah dalam rangka memohon, meminta kepada Tuhan Yang Maha Esa, agar pelaksanaan Pilkada pemilihan gubernur dan wakil gubernur bupati dan wakil bupati di 7 kabupaten bisa berjalan aman dan bermartabat.
“Saya yakin doa merupakan sesuatu kegiatan yang luar biasa yang bisa mengalahkan segalanya. Dan saya juga yakin dan percaya pada 27 Juni 2018, pada saat pelaksanaan Pilkada serentak khusus Provinsi Papua, bisa berjalan seperti doa yang sudah disampaikan oleh para pemimpin umat yaitu Pilkada yang damai, sukses dan bermartabat,” cetusnya.
Doa ini tentu akan merubah pola sikap yang akan mengganggu pelaksanaan Pilkada.
Dimana mereka yang akan mengganggu pelaksanaan Pilkada, akan dirubah dengan doa sehingga menjadi lebih baik,
“Saudara-saudara kita yang kemarin melakukan penembakan terhadap saudara – saudara kita yang tidak berdosa, mereka akan dirubah pola pikirnya menjadi lebih baik. Dan saya yakin dan percaya apabila, kita berdoa bersama, maka Tuhan akan menjawab doa-doa kita,” tandasnya.
Pada momen yang sama, Wali Kota mengaku optimis setelah doa bersama malam ini di pusat kota Jayapura.
“Orang-orang percaya berdoa untuk tanah ini agar ada kedamaian dan kasih di Papua,” harapnya.
Doa juga disampaikan bagi penyelenggara dan pengawas Pemilu baik di kota dan kabupaten agar mereka bisa menjalankan tugasnya dengan benar. Juga kepada dua kandidat Gubernur dan Wakil Gubernur Papua agar mereka juga tim suksesnya bisa menerima hasil akhir dengan baik.
“Jabatan adalah milik Tuhan dan Tuhan yang akan menentukan siapa dari dua kandidat ini akan memimpin negeri ini 5 tahun ke depan,”cetus Wali Kota.
Ketua PGGS Kota Jayapura, Pdt DR. James Wambrauw menegaskan pula Cagub dan Wagub Papua LUKMEN dan JOSUA adalah putra-putra terbaik Papua.
“Doa ini digelar dengan satu harapan pada tanggal 27 Juni biarlah kehendak Tuhan yang jadi bagi umat yang ada di kota ini,” tandasnya.
Pesan Pastoral yang disampaikan terambil dari I Korintus 13 :13, “Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu Iman, Pengharapan dan Kasih dan yang paling besar di antaranya ialah Kasih“.
“Biarlah warga kota bersama keluarga, pergi ke tempat pemungutan suara, dan turut mengimani bahwa Tuhan Allah akan bekerja pada saat kita memberikan hak suara kita,” imbuhnya.
Namun, jika ada warga kota yang berencana tidak memilih atau golput maka dia bukanlah warga kota.
“Bukan warga jemaat yang baik dan cerdas, karena orang Kristen adalah garam dan terang dunia,” tukasnya.
(Har)





Apa komentar anda ?