Jayapura, Nokenlive.com – Bupati Paniai, Meky Nawipa menggagas pelayanan kesehatan terpadu mendapat dukungan dari Pemerintah pusat.
Melalui Kementerian Kesehatan memberikan perhatian serius terhadap penguatan pelayanan kesehatan di Paniai, dan wilayah Pegunungan Tengah sisi barat. Hal ini merupakan hasil pertemuan antara Menteri Kesehatan, Terawan Putranto dan Bupati Paniai, Meki Nawipa di Jakarta, pada 6 Agustus 2020.
Dalam pertemuan ini, Bupati Meki Nawipa mengungkapkan, kunci pelayanan kesehatan di Papua adalah hati dan kasih. Karena hanya dengan hati dan kasih akan menembus sekat dan batasan administrasi pemerintahan sebuah kabupaten.
“petugas kesehatan Paniai membuka diri untuk melayani siapapun warga, baik warga Paniai, maupun warga dari kabupaten sekitar. Rasa kemanusiaan harus dikedepankan daripada hanya memikirkan kapasitas fiskal dalam APBD,” ungkap Bupati Meki Nawipa, melalui siaran pers yang di terima Redaksi Nokenlive
Meki Nawipa juga menyampaikan adanya komitmen Kementerian Kesehatan dalam peningkatan peran RSUD Paniai, baik sarana dan prasarana, SDM kesehatan, pelayanan kesehatan, dan penguatan jaringan pelayanan RSUD ke semua warga. Terobosan penting lainnya, adalah Kementerian Kesehatan akan memfasilitasi pendidikan dokter spesialis kepada dokter Orang Asli Papua di Paniai.
“Anak-anak Papua yang berprestasi ini akan mendapatkan beasiswa Kementerian Kesehatan di Fakultas Kedokteran PTN ternama di seluruh Indonesia,” terang Nawipa
Sebagai tindak lanjut Bupati Meki Nawipa, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Paniai akan mengirimkan beberapa dokter umum di Paniai untuk menempuh pendidikan spesialis tertentu, baik di radiologi, THT, dan sebagainya. Bahkan, saat ini, Pemerintah Kabupaten akan mencari beberapa anak-anak Papua lulusan kedokteran agar dapat mengabdi di Paniai, dan melanjutkan pendidikan spesialis.
“Langkah penguatan SDM bidang kesehatan ini sebagai upaya peningkatan peran RSUD Paniai yang terus berjuang menjadi RS tipe C, namun memiliki peran rujukan bagi kabupaten sekitar Paniai khususnya di wilayah adat Meepago,” tegas Bupati yang berprofesi sebagai Pilot itu
Bupati Meki Nawipa menjelaskan Kementerian Kesehatan juga akan mendesain kebijakan Nusantara Sehat di Paniai untuk 1-2 tahun ke depan. Kemenkes akan mengirimkan tenaga-tenaga kesehatan ke Paniai guna memperkuat pelayanan kesehatan primer yang fokus ke tindak promotif dan preventif. Program ini akan memperkuat pelayanan primer di titik-titik Puskesmas prioritas yang tersebar di Paniai.
“Sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan, Paniai mulai merancang dan melaksanakan revitalisasi 8 Puskesmas secara terpadu, termasuk kerjasama pelayanan kesehatan bergerak di Paniai dan kabupaten sekitar,” Pungkasnya
(Surya)








Apa komentar anda ?