Jayapura, Nokenlive.com – Ketua Sinode GKI di tanah Papua pdt Andrikus Mofu menegaskan gereja harus mengambil peranan itu sebagai langkah berdamai dengan Covid-19 dalam tatanan hidup baru di dalam New Normal nantinya.
Pemberlakuan New Normal sebagai tatangan hidup baru oleh bangsa Indonesia dari suatu perubahan perilaku kita dari situasi dunia yang di hantui oleh wabah corona saat ini, dan secara khusus bagi umat tuhan di tanah Papua.
Menurut pdt Andrikus, hal utama yang perlu dilakukan gereja tuhan di Papua adalah perubahan pola hidup dari yang lama ke pola hidup baru dalam persekutuan tanpa adanya perbedaan dan perselisihan juga perpecahan di antara gereja tuhan.
“Itulah makna sebuah gereja yang di panggil keluar dari sebuah kegelapan kepada terang yang ajaib tegas,” kata pdt.Andrikus ketika menghadiri launching jam berdoa Kota Jayapura Minggu (31/05) di gereja Maranatha Jayapura.
Ditambahkan Ketua Sinode, seluruh warga gereja untuk tetap mengikuti setiap himbauan pemerintah daerah dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang di edarkan kepada setiap kepala daerah di Indonesia termasuk kita di tanah Papua.
“Sebagai bentuk pembelajaran kita dari adanya covid 19, sebab pemerintah adalah wakil allah bagi kehidupan kita di tengah muka bumi ini, ungkap andrikus mofu ketua sinode gki di tanah papua,” ujar Ketua Sinode.
Dalam kesempatan tersebut,pdt Andrikus memberikan apresiasi atas insiasi yang dilakukan oleh Walikota Jayapura Klasis Port Numbay dan gembala dari dedominasi gereja Di Kota Jayapura dengan pencanangan jam doa setiap pukul 12.00wit dan pukul 03.00wit subuh waktu Papua.
(andika/jack)





Apa komentar anda ?