Urfas, Nokenlive.com – Masyarakat Waropen digegerkan dengan penemuan sesosok mayat wanita yang terapung disekitar pesisir Pantai Ronggaiwa di Distrik Urei Faisei, Minggu (03/05/2020).
Mayat tersebut ditemukan sekitar pukul 09:00 Wit oleh seorang Mahasiswa bersama beberapa rekanya ketika sedang refresing di pantai Ronggaiwa.
Saksi mata Margaretha menuturkan penemuan sosok mayat yang terapung dilaut terjadi ketika ia bersama keenam orang rekannya tiba di Pantai ronggaiwa sekitar pukul 09.00 wit dan langsung duduk diatas Talud Pantai tanpa disengaja, ia melihat ke arah laut sambil bermain gitar kurang lebih 5 menit, kemudian tiba-tiba melihat seperti ada onggokan kayu yang terapung diatas air, ia sadar ternyata yang dilihat itu adalah mayat seorang perempuan yang sedang terapung.
“Setelah saya sadar yang saya lihat itu adalah sesosok mayat saya langsung lari melaporkan ke posko penanganan Covid 19 yg berada di kampung Ronggaiwa yang dijaga oleh seorang anggota polres waropen, sehingga informasi kejadian tersebut di teruskan ke piket penjagaan (SPKT) polres waropen” ucap Margaretha.
Menerima ada laporan tersebut anggota polres waropen yang di pimpin oleh Kabag Ops AKP Theodorus Tawaru SH, mendatangi TKP dan langsung melakukan olah TKP dan berencana untuk mengevakuasi mayat tersebut ke puskesmas Urei Faisei , Namun tiba-tiba datang beberapa orang yang mengaku keluarga korban meminta untuk mengambil jenazah tersebut untuk dibawah ke rumahnya , karena mayat tersebut adalah istri dari BD( Mantan Anggota DPRD Kabupaten Waropen periode 2015 – 2020) .
Kedatangan suami korban yang ingin membawa jenazah wanita malang tersebut sempat adu mulut dengan anggota karena tidak terima kalau jenazah istrinya dibawah polisi untuk dilakukan penyelidikan.
“Jangan kalian polisi menahan istri saya ,Dia mati itu bukan karena corona tapi korban dalam kondisi sedang sakit malaria ” ucap BD dengan nada memohon .
“kamu ( Kepolisian ) jangan tahan saya punya maitua karena dia sudah meninggal jadi saya mau bawa pulang ke rumah” pinta BD lagi dengan nada memelas.
Diketahui identitas Korban adalah Susan Kagami ,Umur 24 Tahun ,Alamat Kampung Rorisi , Distrik Urei Faisei.
Atas nama keluarga korban BD meminta kepada pihak Kepolisian untuk tidak melakukan penyelidikan terhadap kematian korban keluarga menerima kematian korban yang mana korban memiliki riwayat penyakit Malaria dan Epilepsi.
Hingga berita ini diturunkan Jenazah Korban Saat ini sementara di semayamkan di rumah Duka di Jalan Poros Ronggaiwa SP 5 Kabupaten Waropen dan Rencana Pemakaman akan di laksanakan besok hari Senin tgl 04 Mei 2020 di Pemakaman umum Kampung Mambui Distrik Urei Faisei.
(Nov/itink)





Apa komentar anda ?