Sentani, Nokenlive.com – Kepala distrik Ebungfauw, Daud Taime melaporkan, ada tiga kampung (Putali, Babrongko, Simporo) dibawa Distriknya yang belum mencairkan Alokasi Dana Kampung (ADK) sebesar 100 juta hingga saat ini.
Daud mengatakan, tiga Kampung tersebut dalam pencairan ADK diminta untuk menyerahkan laporan Anggaran Pendapatan Belanja Kampung (APBK) oleh Dinas Pembedayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kabupaten Jayapura sebagai persyaratan untuk pencairan dana 100 juta yang bersumber dari ADK.
“Sudah kami sampaikan kepada DPMK bahwa kondisi seperti ini sangat tidak mungkin, dan pastinya akan terjadi keterlambatan dalam pelayanan kepada masyarakat,” ujar Daud kepada wartawan di media center tim gugus tugas kabupaten Jayapura, Rabu (29/4/20).
Hingga saat ini, kata Daud, masih melakukan koordinasi dengan DPMK terjait kebutuhan tiga Kampung yang belum menerima ADK 100 juta.
Opsi yang yang kami tawarkan adalah, sesuai dengan kesepakatan dari dana 100 juta tersebut untuk bahan sabun cuci dan sabun mandi serta masker langsung kami terima untuk lima Kampung.
Sementara dua Kampung yang sudah menerima ADK 100 juta adalah Kampung Kameyakha dan Kampung Abar tetap melaksanakan aktifitas sesuai dengan protap kesehatan yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah.
Menurutnya, operasional dan posko covid di lima Kampung sudah dibentuk bersama tim gugus tugas Kampung. Dua Kampung sudah berjalan, tiga kampung hanya kendala dalam operasional mereka.
“Kita terus melakukan koordinasi dengan DPMK agar dipermudah, untuk sabun dan sembako bagi dua kampung, masing-masing kepala kampung langsung mengantar ke rumah warganya masing-masing,” pungkasnya.
(Jack)





Apa komentar anda ?