Sentani, Nokenlive.com – Akibat terseret arus sungai, Matilda Napo (45) warga Kampung Warombaem Distrik Nimbokrang Kabupaten Jayapura ditemukan tak bernyawa oleh warga, Jumat (03/04).
Kapolres Jayapura AKBP Dr. Victor Dean Mackbon, melalui Kapolsek Nimbokrang Ipda Patria Wanda Sigit, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian salah seorang warganya yang meninggal akibat terseret arus sungai di Kampung Warombaem.
Menurut Ipda Patria, kejadian bermula saat korban hendak mencari udang dipinggir sungai Kampung Warombaem Distrik Nimbokrang, bersama tiga rekannya yang juga keponakannya Oscar Imam (9), Lewi Imam (9), Lia Bukwab (9.
Dimana saat mencari udang dan berada di pinggir sungai penyakit ephilepsi (ayan), yang diderita korban kambuh sehingga membuat korban tercebur dan terseret arus sungai.
“Pagi tadi kami mendapat laporan dari masyarakat bahwa ada seorang warga yang meninggal akibat terseret arus sungai di Kampung Warombaem, yang saat itu sedang mencari udang di pinggir sungai bersama ke 3 (tiga) keponakannya, tiba – tiba penyakit ephilepsi yang diderita korban kambuh yang membuat korban terjatuh hingga terseret arus sungai,” tutur Kapolsek.
Melihat hal tersebut salah seorang keponakan korban langsung memberitahukan kepada warga sekitar dan warga segera melakukan pencarian terhadap korban, ucap Kapolsek Nimbokrang Ipda Patria Wanda Sigit.
Lanjutnya, korban baru ditemukan setelah 3 jam pencarian, dimana saat ditemukan berjarak 1 KM dari titik korban terjatuh, setelah berhasil ditemukan korban langsung di evakuasi kerumah duka di Kampung Warombaem Distrik Nimbokrang.
“Ketika kami melakukan koordinasi dengan pihak keluarga korban juga telah dilakukan yang mana pihak keluarga menerima bahwa hal tersebut murni musibah dan tidak ingin dilakukan otospi,” ujarnya.
Lanjut Kapolses, saat ini sudah disemayamkan di rumah duka, rencananya besok Sabtu (04/04) korban akan dimakamkan di pemakaman umum Kampung Warombaem Distrik Nimbokrang.
“Jadi Korban tidak sempat diselamatkan karena pada saat korban tercebur ke sungai ketiga saksi yang melihat, semua masih berusia 9 tahun, ditambah lagi kondisi arus sungai saat kejadian dan hingga saat ini arusnya sangat deras,” tutupnya.
(Tinus/Jack)





Apa komentar anda ?