Jayapura Nokenlive.com – Polda Papua berhasil menemukan sejata api milik anggotanya yang di rampas oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Polsek Pirime tahun 2012 dan Pos Kiriluk tahun 2014 lalu.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH mengatakan, setelah hilang di rampas oleh kelomok KKB, senjata milik anggota Polri yang bertugas di Polsek Pirime kembali dan Pos Kiriluk di temukan.
“Senjata ini ditemukan setelah terjadi kontak tembak antara aparat gabungan TNI-POLRI pada Senin (16/03) lalu di Kali Bua Distrik Tembagapura Kabupaten Mimika ,” kata Ahmad Musthofa, dalam siaran persnya di Jayapura (17/03).
Kabid Humas Polda Papua mengatakan, 1 senjata milik anggota Polsek Pirime Kabupaten Lanny Jaya yang hilang pada 27 November 2012, senjata tersebut berjenis, AR 15.
“Senjata AR 15 di rampasan di Polsek Pirime, yang mana atas kejadian itu tiga anggota Polri gugur yaitu Kapolsek Pirime Ipda Rovli Tagugesi, Brigadir Jefri Rumkorem dan Briptu Daniel Makuker,” papar Kabid Humas Polda Papua.
Selain menyerang dan merampas senjata, kelompok KKB juga membakar habis Polsek Pirime. Sementara Senjata AK 47 milik Pos Kulirik Kabupaten Puncak Jaya yang hilang pada 4 Januari 2014 lalu, kata Ahmad Musthofa.
“Untuk Pos Kulirik, Polisi kehilangan 8 senjata api laras panjang yakni, 2 pucuk senjata AK 47, 1 pucuk Mouser, 5 pucuk SS1 serta amunisi,” ungkap Ahmad Musthofa.
Sementara untuk satu senjata yang telah diamankan masih diidentifikasi untuk mengetahui mereka mendapatkan senjata tersebut dari mana asalnya apakah senjata api selundupan ataukah milik TNI-Polri masih didalami.
Lanjut Ahmad Musthofa, saat ini TNI-POLRI masih terus melakukan pengejaran terhadap KKB dan pasca kejadian situasi di Distrik Tembagapura masih aman dan kondusif.
“KKB terus melakukan teror di beberapa wilayah di Kabupaten Mimika dan sekitar Distrik Tembagapura akibatnya ribuan warga dievakuasi diri Distrik Tembagapura ke Kota Timika,” tutur Kabid Humas Polda Papua.
(Andika/Jack)





Apa komentar anda ?