Serui, Nokenlive.com – Sekelompok massa kembali mendatangi Polres kabupaten kepulauan yapen dalam rangka mempertanyakan kejelasan legalitas aksi demo solidaritas Rakyat Papua Peduli Demokrasi Anti Rasisme, Diskriminasi Intimidasi dan Kriminalisasi yang di terima langsung oleh Kapolres yapen AKBP Penri Erison.Kamis (12/9).
penyampaian Kapolres yapen jelaskan dimana kemaren kita sudah laksanakan pertemuan dua kali untuk tidak melakukan aksi demo sesuai dengan himbauan Gubernur papua tapi nyatanya masih dilaksanakan aksi turun jalan.
“sesuai surat perijinan aksi demo sudah tidak diberikan ijin”.tegasnya di halaman Polres yapen dengan pengawalan ketat dari pihak keamanan.
Ia tambahkan bahwa dalam pertemuan beberapa waktu lalu kepada koordinator aksi “SA” dan penanggung jawab aksi yang lain agar tidak dilaksanakan aksi turun jalan bahkan jika apabila tidak indahkan berarti yang menjadi penanggung jawab harus bertanggung-jawab. “sudah di sampaikan dan bisa untuk di lakukan tidak ada aksi, tapi kalau kayak begini maka penanggung jawab harus tanggung jawab”.
Salah satu dari perwakilan massa dalam menyampaikan maksud kedatangan mereka di jelaskan aksi spontanitas ini merupakan kemauan masyarakat semua. “kami merasa tidak aman karena beredar informasi bahwa dikampung ansus dan ambaidiru akan didatangi pasukan dari PBB”.ucap secara yang enggan untuk di sebutkan namanya dalam media
Sementara itu David Barangkea kepala suku Yawa Onate ungkapkan kepada para massa dimana ia katakan jika bicara adat itu ia yang tahu karena selaku kepala suku. “apa yang kalian rasakan itu saya sebagai kepala suku juga rasakan namun cara seperti ini tidak menyelesaikan masalah, ketika kita tidak dihormati kita tetap menghormati, ketika kita tidak dihargai kita tetap menghargai karena orang Serui itu orang yang sangat menghargai sesama”.tandas secara singkat.
Hal lain Letkol Inf Leon Dandim 1709/Yawa dalam memberikan keterangan jika ada masalah apa di ansus dan ambaidiru, selaku Dandim belum mengetahui ada apa disana. “apabila ada isu-isu disana tolong sampaikan kepada kami sebagai aparat keamanan”.harap Leon.
Dengan tegas pula Letkol Inf Leon ungkapkan dalam sidang PBB tidak akan membahas masalah Papua maka di harapkan kepada seluruh masyarakat untuk tidak termakan isu-isu yang tidak jelas. “bapak dan ibu tolong percayakan masalah keamanan di Serui ini kepada kami TNI dan Polri, apabila ada orang yang menyebarkan isu-isu yang tidak jelas silahkan laporkan kepada aparat TNI dan Polri”.
Dalam aksi ini pihak keamanan mengamankan tiga orang sebagai penanggung jawab untuk di mintai keterangannya dengan inisial “SW”, “AR”, dan “YM”.
Setelah mendapatkan arahan yang sangat jelas oleh Kapolres, Dandim dan beberapa petinggi lainnya, masyarakat langsung membubarkan diri tanpa melakukan aksi lainnya.
(Redaksi)





Apa komentar anda ?