ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Jumat, Mei 1, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Mamberamo Raya Masukan Kabupaten Yang Konsen Tangani Gizi Buruk

Mamberamo Raya Masukan Kabupaten Yang Konsen Tangani Gizi Buruk

Oleh : Noken Live
29 Juni 2019
Di Kabar Daerah
0
Kepala Dinas Kesehatan Mamberamo Raya

Kepala Dinas Kesehatan Mamberamo Raya

Burmeso, Nokenlive.com – Kepala Dinkes Mambraya Levina Krey, M.Ph, mengatakan Pemerintah Kabupaten Mamberamo Raya (Mambraya) dalam hal ini Dinas Kesehatan konsen menangani gizi buruk dan stunting di wilayah itu.

“Mamberamo Raya juga dimasukan dalam kategori 22 kabupaten yang saat ini konsen menangani masalah gizi buruk dan stunting,ujarnya Jumat (28/6/2019).

Olehnya itu, Dinkes membangun kerjasama atau kerja keroyokan dengan OPD terkait lainnya, seperti perikanan, pertanian ,kemudian TP PKK dan juga dari pihak gereja.

Kadis mengakui untuk menangani masalah gizi buruk di wilayah itu, tidak bisa dilakukan oleh Dinas Kesehatan sendiri tetapi harus dilakukan oleh berbagai pihak terkait.

Karena kesehatan itu hanya berbicara tentang bagaimana menangani gizi buruk.

“Tetapi bagaimana saat awal terjadinya, sehingga ini harus dengan OPD terkait terutama penyediaan makanan yang bergizi, ketahanan pangan. Begitu juga dari perternakan dan seterusnya terkait distribusi pangan harus sampai ke kampung-kampung,” urainya.

Sementara, jangkauan ke kampung-kampung sangat jauh dan sulit. Termasuk juga terhambat oleh tingginya harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Padahal SDA di Mambraya terutama sumber-sumber protein cukup banyak.

“Sehingga perlu kerjasama dari pemberdayaan kampung dab perempuan, agar dalam pengelolaan makanan yang bergizi ini bisa sama-sama kita jalan,” harap Kadis.

Untuk saat ini, Dinkes bekerja sama dengan TP PKK setempat dan juga dengan pihak gereja untuk menangani gizi buruk.

“Kegiatan yang sudah kita lakukan dengan gereja yaitu membuat pelatihan mengelola makanan khas Papua dengan bahan baku lokal di kampung Teba, Warenwori dan Poiwai. Kita berharap bulan depan akan lakukan di kampung Trimuris dan Baudihol untuk penanganan gizi,” cetusnya.

Lebih lanjut dikatakan Kadis, pihaknya juga melakukan kerjasama dengan kader-kader Posyandu di kampung Barapasi, Marikai, Bariwaro, Sipisi dan Benuki.

‘Kita latih untuk bagaimana menangani tugas-tugas sebagai kader untuk membantu dalam masalah penanganan gizi buruk dan stunting,” sambungnya.

Diungkapkan Kadis pula, kondisi gizi buruk di Mambraya ini memungkinkan terjadinya stunting.

“Jadi kita juga dikategorikan sebagai kabupaten yang kemungkinan akan terjadi stunting. Itu artinya,” lanjutnya.

Meski demikian, Kadis mengakui hingga saat pihaknya belum melihat langsung atau menghitung kembali lagi jumlah penderita stunting.
“Hanya 15 persen yang di tangani stunting di tahun 2018,” rincinya.

Untuk mencegah semua ini, maka tindakan-tindakan yang dilakukan dan di dorong oleh Bupati dengan membentuk tim Satgas Penanganan Gizi Buruk dan juga stunting sejak 2017.

Satgas ini bekerja sama dengan OPD terkait, pihak gereja, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan pemberdayaan kampung.

(Arc/Surya)

Tags: Gizi burukPemkab Mamberamo Raya
Bagikan2Tweet1KirimBagikan
Berita Sebelumnya

20 PELAJAR SMA GABUNGAN LAKUKAN PENELITIAN SOSIAL DI ARSO 8

Berita Selanjutnya

Dinkes Mambra Target 15 Persen Imunisasi Dasar Rampung 2019

Berita Terkait

Kolaborasi Jadi Kunci, Papua Genjot Pendidikan Bermutu di Hardiknas 2026
Kabar Daerah

Kolaborasi Jadi Kunci, Papua Genjot Pendidikan Bermutu di Hardiknas 2026

BTM Yakin Persipura Tembus Liga 1 Tanpa Playoff, Syaratnya Wajib Menang di Laga Pamungkas
Kabar Daerah

BTM Yakin Persipura Tembus Liga 1 Tanpa Playoff, Syaratnya Wajib Menang di Laga Pamungkas

Wabup Jayawijaya Beri Teguran Keras: “Stop Mabuk dan Ganja, Sayangi Masa Depan Jayawijaya
Kabar Daerah

Wabup Jayawijaya Beri Teguran Keras: “Stop Mabuk dan Ganja, Sayangi Masa Depan Jayawijaya

Musrenbang Otsus Papua Tengah, Bappeda Puncak Fokus Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi Produktif
Kabar Daerah

Musrenbang Otsus Papua Tengah, Bappeda Puncak Fokus Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi Produktif

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

error: Nokenlive!!
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua