APALAPSILI, nokenlive.com – DPRK Kabupaten Yalimo mendorong agar pembangunan jalan Apalapsili–Kundikele–Wanamalo tidak berhenti pada pekerjaan tahap awal sepanjang satu kilometer. Kelanjutan pembangunan akses tersebut diharapkan menjadi perhatian pemerintah daerah dalam penyusunan program dan penganggaran tahun 2027.
Ketua Komisi C DPRK Yalimo, Edi Fikanon, mengatakan pembukaan jalan yang mulai dilaksanakan melalui Dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahun Anggaran 2026 merupakan langkah awal untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses transportasi yang lebih baik.
Hal itu disampaikannya saat mendampingi Wakil Bupati Yalimo, Yan Kirakla, meninjau dimulainya pekerjaan pembukaan jalan Apalapsili–Kundikele–Wanamalo di Distrik Apalapsili, Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan, Jumat (30/10/2026).
Menurut Edi, pembangunan satu kilometer tersebut perlu dilanjutkan secara bertahap agar akses yang dibuka dapat benar-benar menghubungkan wilayah Kundikele dan Wanamalo dengan pusat pelayanan masyarakat.
“Pembukaan jalan sepanjang satu kilometer ini merupakan langkah awal yang patut kita dukung. Namun, pekerjaan ini tidak boleh berhenti sampai di sini. Kami di DPRK akan mendorong agar kelanjutannya menjadi perhatian dalam pembahasan program dan anggaran tahun 2027,” ujar Edi.
Ia menegaskan, DPRK akan terus berkoordinasi dengan pemerintah Kabupaten Yalimo untuk memperjuangkan keberlanjutan pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin jalan ini benar-benar tembus dan bisa dimanfaatkan masyarakat. Karena itu, selain mengawasi pekerjaan tahap awal, kami juga akan mendorong agar pemerintah daerah menyiapkan perencanaan lanjutan sehingga pembangunan dapat dilaksanakan secara bertahap,” katanya.
Edi menilai keberlanjutan pembangunan sangat penting karena akses jalan tersebut berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat serta kemudahan menjangkau fasilitas pendidikan, kesehatan, dan kegiatan perekonomian.
Ia berharap pemerintah daerah dapat menjadikan kebutuhan masyarakat Kundikele dan Wanamalo sebagai salah satu perhatian dalam perencanaan pembangunan berikutnya.
DPRK Yalimo menyatakan akan terus mengawal proses pembangunan agar program yang telah dimulai dapat dilanjutkan sesuai prioritas dan kemampuan keuangan daerah.
(Redaksi DA)





Apa komentar anda ?