NABIRE, Nokenlive.com – Pemerintah Provinsi Papua Tengah terus mendorong percepatan penyerahan aset Pelabuhan Perikanan Pomako di Kabupaten Mimika. Langkah ini dinilai penting agar pembangunan dan pengembangan fasilitas perikanan dapat segera dilakukan untuk mendukung aktivitas nelayan dan meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir.
Upaya tersebut dibahas dalam pertemuan antara Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Jakarta, Kamis (29/10/2026).
Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, mengungkapkan, sejumlah aset yang belum diserahkan kepada pemerintah provinsi meliputi tanah seluas sekitar 59,6 hektare, bangunan, serta peralatan pendukung operasional pelabuhan.
Aset tersebut mencakup fasilitas penyimpanan ikan (cold storage), pabrik es, Air Blast Freezer (ABF), dan sejumlah mesin serta peralatan lainnya.
Menurut Deinas Geley, kejelasan status dan penyerahan aset menjadi langkah penting agar Pemerintah Provinsi Papua Tengah dapat menjalankan kewenangannya dalam pengelolaan pelabuhan perikanan sekaligus merencanakan pembangunan sesuai kebutuhan daerah.
“Karena kewenangannya ada di Provinsi Papua Tengah, kami meminta agar aset ini segera diserahkan supaya kami bisa melakukan pembangunan,” ujar Wagub Deinas Geley.
Ia menjelaskan, proses penyerahan aset tersebut belum tuntas meskipun pemerintah provinsi telah melakukan sejumlah upaya administratif sejak 2025. Kondisi ini menjadi kendala dalam merencanakan dan melaksanakan pengembangan fasilitas pelabuhan.
Pemerintah Provinsi Papua Tengah sebelumnya telah menyampaikan permintaan penyerahan aset melalui surat Sekretaris Daerah pada 2025. Persoalan tersebut juga telah ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Namun, hingga 2026, proses penyerahan aset masih belum selesai. Pemerintah provinsi pun kembali melakukan koordinasi dengan KKP untuk mencari solusi dan mempercepat penyelesaian persoalan tersebut.
Deinas Geley berharap KKP dapat membantu mendorong proses penyerahan aset agar pengembangan Pelabuhan Perikanan Pomako segera direalisasikan.
Agar pelabuhan perikanan yang dikelola secara optimal memiliki peran penting dalam menunjang kegiatan nelayan, menjaga kualitas hasil tangkapan, serta memperlancar distribusi ikan ke berbagai wilayah.
Keberadaan fasilitas seperti cold storage, pabrik es, dan ABF juga diperlukan untuk menjaga kesegaran ikan sekaligus meningkatkan nilai jual hasil tangkapan nelayan.
Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap penuntasan penyerahan aset Pelabuhan Perikanan Pomako dapat menjadi langkah awal bagi pengembangan sektor perikanan di Kabupaten Mimika. Dengan fasilitas yang memadai, potensi perikanan daerah diharapkan semakin produktif dan mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat pesisir.
(ANAS)







Apa komentar anda ?