ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Senin, Oktober 5, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Operasi Gabungan TNI Kuasai Markas OPM di Maybrat, Amankan Senjata hingga Bendera Bintang Kejora

Operasi Gabungan TNI Kuasai Markas OPM di Maybrat, Amankan Senjata hingga Bendera Bintang Kejora

Oleh : Nokenlive
5 Oktober 2026
Di Hukum dan Kriminal
0
Operasi Gabungan TNI Kuasai Markas OPM di Maybrat, Amankan Senjata hingga Bendera Bintang Kejora

JAYAPURA, Nokenlive.com – Satuan Tugas (Satgas) Gabungan TNI yang terdiri dari Satgas Rajawali V dan Satgas Pamtas Yonif 9 Marinir di bawah komando Koops TNI Habema sukses menguasai markas kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap Sorong Raya. Operasi penindakan ini dilangsungkan di Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya, pada Sabtu (3/10/2026).

Operasi terukur ini merupakan bagian dari langkah berkelanjutan TNI untuk memelihara keamanan, melindungi masyarakat sipil, serta memastikan roda pembangunan di Papua berjalan tanpa gangguan keamanan.

Pergerakan kelompok OPM Kodap Sorong Raya di bawah pimpinan Manfred Fatem selaku Danops sebelumnya telah terdeteksi melalui analisis teknologi dan informasi lapangan. Berbekal data intelijen yang matang, tim gabungan bergerak cepat menuju titik sasaran dengan mengedepankan prosedur operasi yang selektif, profesional, dan akuntabel.

Kontak visual antara tim gabungan dan kelompok bersenjata tak terhindarkan di Distrik Aifat Selatan. Dalam insiden tersebut, dua anggota OPM dilaporkan meninggal dunia, masing-masing diidentifikasi sebagai Arso Aisnak dan Yohanes Ky. Sementara itu, sisa anggota kelompok yang melarikan diri kini masih dalam pengejaran intensif aparat.

Dari lokasi penyergapan, personel di lapangan mengamankan sejumlah barang bukti penting, di antaranya satu pucuk senjata api jenis revolver, sepuluh butir munisi, alat komunikasi Handy Talky (HT), satu lembar bendera bintang kejora, serta berbagai atribut perlengkapan pendukung lainnya.

Panglima Komando Operasi (Pangkoops) TNI Habema, Brigjen TNI Riyanto, S.I.P., M.M., M.T., menegaskan bahwa seluruh rangkaian operasi dilaksanakan dengan tetap menjunjung tinggi prinsip kehati-hatian dan nilai-nilai kemanusiaan.

“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh prajurit di lapangan. Namun, kami tetap menempatkan nilai kemanusiaan sebagai pedoman utama. Setiap tindakan yang diambil prajurit selalu berlandaskan pada aturan hukum dan prosedur yang berlaku,” ujar Brigjen TNI Riyanto.

Selain melakukan penegakan hukum terhadap kelompok bersenjata, Pangkoops TNI Habema juga membuka pintu seluas-luasnya bagi anggota OPM yang masih bersembunyi di hutan maupun pegunungan untuk mengakhiri perlawanan dan kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi.

“Masih terbuka ruang bagi saudara-saudara kita yang ingin kembali ke pangkuan NKRI. Mari bersama-sama membangun Papua melalui jalan damai, persatuan, dan kebersamaan. Masa depan Papua adalah tanggung jawab kita bersama,” imbaunya.

Kehadiran TNI di Tanah Papua dipastikan tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan wilayah, melainkan turut mendukung terciptanya rasa aman agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas ekonomi, sosial, dan menikmati hasil pembangunan secara merata dan sejahtera.

(Melviandres Pamanggori/Redaksi)

Tags: kkbMarkas OPMMaybratOperasi GabunganTNI
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Pemkab Yalimo Alokasikan Dana Otsus untuk Program Makanan Tambahan Siswa

Berita Selanjutnya

Bupati Yalimo Tekankan Disiplin ASN: Tugas Sehari Bisa Tuntas, Jika Waktu Dimanfaatkan

Berita Terkait

Diperiksa Empat Jam, RP Resmi Jadi Tersangka Kasus Korupsi Pekerjaan Jalan di Boven Digoel
Hukum dan Kriminal

Diperiksa Empat Jam, RP Resmi Jadi Tersangka Kasus Korupsi Pekerjaan Jalan di Boven Digoel

Kejati Papua Periksa 13 Saksi Pascapenggeledahan di Kediaman Sekwan DPR Papua
Hukum dan Kriminal

Kejati Papua Periksa 13 Saksi Pascapenggeledahan di Kediaman Sekwan DPR Papua

DPO Jaringan Senjata dan Amunisi Ditangkap di Jayapura
Hukum dan Kriminal

DPO Jaringan Senjata dan Amunisi Ditangkap di Jayapura

Kejati Papua Periksa 42 Saksi dalam Dugaan Korupsi Proyek Jalan Boven Digoel
Hukum dan Kriminal

Kejati Papua Periksa 42 Saksi dalam Dugaan Korupsi Proyek Jalan Boven Digoel

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua