JAYAPURA, nokenlive.com — Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Yalimo menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program Pemerintah Kabupaten Yalimo sepanjang kebijakan dan program tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat.
Penegasan itu disampaikan Ketua DPRK Yalimo, Elia Yare, S.Sos., M.SM., seusai penutupan Rapat Paripurna Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Yalimo Tahun Anggaran 2026 di Kota Jayapura, Rabu (30/9/2026).
Elia mengatakan DPRK Yalimo periode 2024–2029 memiliki komitmen untuk membangun hubungan kerja yang baik dengan pemerintah daerah demi mendukung pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, perbedaan pandangan dan kritik merupakan bagian yang wajar dalam proses penyelenggaraan pemerintahan. Kritik, kata dia, diperlukan sebagai bagian dari upaya memperbaiki dan mengembangkan pembangunan daerah.
“Suka atau tidak suka, senang atau tidak senang, itu hal yang biasa. Pemerintahan tidak mungkin berjalan tanpa kritik. Daerah tidak mungkin membangun kalau tidak ada kritik,” ujar Elia.
Ia menegaskan DPRK tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan terhadap pemerintah daerah, tetapi juga memiliki tanggung jawab sebagai bagian dari penyelenggara pemerintahan daerah.
“Kami Dewan untuk tahun 2024–2029 tetap berkomitmen mendukung pemerintahan daerah. Suatu perubahan membutuhkan persatuan dan kemajuan, tetapi kalau ada perpecahan, maka kehancuran,” katanya.
Elia menyatakan DPRK Yalimo akan tetap mendukung program-program pemerintah daerah yang telah direncanakan, terutama program yang dinilai memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat.
“Kami berkomitmen mendukung pemerintahan dan semua program yang disediakan. Kami tidak pernah menolak jika program tersebut dapat memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh unsur pemerintahan, termasuk Bupati Yalimo dan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), untuk terus memperkuat koordinasi dengan DPRK dalam menjalankan berbagai program pembangunan.
Menurut Elia, sinergi antara legislatif dan eksekutif menjadi bagian penting dalam memastikan program pembangunan dapat berjalan sesuai dengan tujuan dan kebutuhan masyarakat.
“DPR bukan semata-mata berdiri sebagai anggota Dewan untuk melihat jalannya pemerintahan. Kami adalah bagian dari penyelenggara pemerintahan daerah. Karena itu, Bupati dan seluruh pimpinan OPD dalam menjalankan program-program yang direncanakan, kami Dewan tetap mendukung,” ujarnya.
Ia menambahkan, komitmen tersebut akan terus dijalankan tidak hanya pada 2026, tetapi juga pada 2027 dan tahun-tahun berikutnya, dengan mengedepankan kepentingan masyarakat Kabupaten Yalimo. (Redaksi DA)





Apa komentar anda ?