NABIRE, Nokenlive.com – Asap tebal yang menyelimuti wilayah Nabire sempat mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Douw Aturure Nabire, Papua Tengah, Senin (24/8/2026) pagi.
Kepala UPBU Douw Aturure Nabire, Allrido Simandjuntak, mengatakan salah satu pesawat yang seharusnya mendarat di Nabire terpaksa dialihkan atau divert ke Bandara Sentani, di Jayapura.
“Pesawat dari Makassar seharusnya landing di Nabire, tetapi karena Nabire tertutup asap, akhirnya divert ke Sentani,” kata Allrido saat diwawancarai Noken Live melalui telepon.
Menurut dia, pesawat tersebut setelah berada di Jayapura kemudian kembali menuju Nabire setelah kondisi bandara memungkinkan untuk didarati.
Allrido menjelaskan, kondisi asap paling berat terjadi pada pagi hari, terutama hingga sekitar pukul 08.00 WIT, sebelum perlahan mulai menipis.
“Sekitar jam delapan mulai terbuka. Dua hari ini kami pantau yang agak berat memang pagi hari,” ujarnya.
Ia memastikan kondisi Bandara Douw Aturure Nabire saat wawancara berlangsung mulai membaik dan penerbangan kembali berjalan normal.
Pihak UPBU terus memantau kondisi udara dan jarak pandang di sekitar bandara untuk memastikan keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas.
Allrido juga mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan asap dan mengganggu aktivitas penerbangan di wilayah Nabire.
(Vanny Janggo dan Lisa Rumkorem)







Apa komentar anda ?