ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Selasa, Agustus 18, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Budaya Mamberamo Raya Didorong Jadi Kekuatan Baru Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Budaya Mamberamo Raya Didorong Jadi Kekuatan Baru Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Oleh : Nokenlive
18 Agustus 2026
Di Budaya dan Pariwisata
0
Budaya Mamberamo Raya Didorong Jadi Kekuatan Baru Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Keterangan foto: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mamberamo Raya, Papua menggelar Advokasi Budaya, di Kantor Distrik Mamberamo Tengah, Senin (10/8/2026). Kegiatan ini mendorong penguatan seni dan budaya Mamberamo agar terus berkembang dengan identitas dan gayanya sendiri.(Sumber foto: Disdikbud Mamberamo Raya)

KASONAWEJA, Nokenlive.com – Kekayaan budaya Mamberamo Raya di Provinsi Papua mulai didorong untuk tidak hanya menjadi warisan leluhur, tetapi juga kekuatan baru dalam mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif masyarakat.

Dorongan tersebut mengemuka dalam kegiatan Advokasi Budaya yang digelar Bidang Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mamberamo Raya, di Kantor Distrik Mamberamo Tengah, 10 Agustus 2026.

Kegiatan ini mempertemukan seniman, budayawan, masyarakat adat, komunitas budaya dan pemangku kepentingan untuk membahas potensi sekaligus berbagai tantangan dalam pengembangan kebudayaan daerah.

Kabid Pariwisata Kabupaten Mamberamo Raya, J. Wowa, mengatakan pengembangan budaya memiliki hubungan erat dengan kemajuan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Dengan adanya pengembangan budaya Mamberamo, ekonomi kreatif dari sisi pariwisata bisa berjalan dengan baik,” ujar Wowa.

Menurutnya, kekayaan budaya yang dimiliki masyarakat Mamberamo dapat menjadi daya tarik yang memperkuat sektor pariwisata sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Karena itu, pengembangan budaya membutuhkan dukungan kebijakan yang mampu memberikan ruang bagi seniman, budayawan dan komunitas lokal untuk terus berkarya serta memperkenalkan kekayaan budaya Mamberamo.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga membahas berbagai persoalan dan kebutuhan pelaku budaya melalui Focus Group Discussion (FGD). Hasil pembahasan kemudian dirumuskan menjadi rekomendasi untuk menjadi bahan masukan bagi pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

Kepala Distrik Mamberamo Tengah, Y. Meop, dan Ketua Dewan Adat Mamberamo, A. Bilasi, menyambut positif pelaksanaan Advokasi Budaya. Keduanya menilai kegiatan tersebut penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga dan merawat aset budaya Mamberamo Raya.

Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mamberamo Raya, Herlan Ongge menegaskan bahwa kebudayaan harus mendapat tempat dalam pembangunan daerah, termasuk melalui program, anggaran, perlindungan pelaku budaya dan pengembangan ruang kreativitas.

Ia berharap rekomendasi hasil advokasi tidak berhenti sebagai dokumen, tetapi benar-benar dikawal hingga menjadi bagian dari kebijakan pembangunan kebudayaan.

“Advokasi Budaya ini bukanlah akhir dari sebuah kegiatan, melainkan awal dari proses yang lebih panjang untuk mengawal kebijakan kebudayaan,” kata Ongge.

Dengan kekayaan seni, bahasa, sejarah, pengetahuan tradisional dan cerita rakyat yang dimiliki, Mamberamo Raya dinilai memiliki modal budaya yang kuat untuk dikembangkan menjadi bagian dari pembangunan pariwisata dan ekonomi kreatif.

Pengembangan tersebut diharapkan mampu menjaga identitas budaya sekaligus menciptakan ruang baru bagi masyarakat untuk memperoleh manfaat ekonomi dari kekayaan budaya daerah.

(Agustina Estevani Janggo/Redaksi)

Tags: Dinas Pendidikan dan Kebudayaanmamberamo rayaPemkab Mamberamo Raya
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Penyaluran Dana Kampung di Puncak Dilanjutkan, 154 Kepala Kampung Dikawal Ketat TNI-Polri

Berita Selanjutnya

Subsidi Pesawat Perintis 8 kabupaten Tepat Sasaran, Diben Elaby Minta Pemprov Perketat Pengawasan Calo

Berita Terkait

Tingkatkan Mitigasi, Pengelola Objek Wisata Ikut Pelatihan Keamanan dan Keselamatan
Budaya dan Pariwisata

Tingkatkan Mitigasi, Pengelola Objek Wisata Ikut Pelatihan Keamanan dan Keselamatan

Tingkatkan Kompetensi Pramusaji, 25 Pemuda Port Numbay Ikuti Pembekalan
Budaya dan Pariwisata

Tingkatkan Kompetensi Pramusaji, 25 Pemuda Port Numbay Ikuti Pembekalan

Festival Budaya Lembah Baliem 2026 Terapkan Tiket Online, Permudah Akses Wisatawan Lewat Sistem Digital
Budaya dan Pariwisata

Festival Budaya Lembah Baliem 2026 Terapkan Tiket Online, Permudah Akses Wisatawan Lewat Sistem Digital

Festival Budaya Lembah Baliem ke-34 Resmi Diluncurkan, Hadirkan Konsep Dua Lokasi di Welesi dan Kota Wamena
Budaya dan Pariwisata

Festival Budaya Lembah Baliem ke-34 Resmi Diluncurkan, Hadirkan Konsep Dua Lokasi di Welesi dan Kota Wamena

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua