ILAGA, nokenlive.com — Kepala Dinas Sosial Provinsi Papua Tengah, Roni Miisikmbo, S.Sos., mengapresiasi kunjungan Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa bersama Wakil Gubernur Deinas Geley ke Ilaga, Kabupaten Puncak, pascainsiden pembakaran sejumlah kantor pemerintahan yang dipicu polemik terkait dana desa tahun 2026.
Kunjungan kerja tersebut dilakukan Gubernur dan Wakil Gubernur untuk meninjau langsung kondisi sejumlah kantor pemerintahan yang terdampak insiden sekaligus memastikan penanganan dan proses pemulihan.
Selain meninjau lokasi terdampak, Gubernur Meki Nawipa bersama Wakil Gubernur Deinas Geley memimpin Rapat Koordinasi Terpadu penanganan dan pemulihan pascainsiden di Aula Negelar, Ilaga, Jumat (14/8/2026) siang.

Roni Miisikmbo menilai kehadiran langsung pimpinan Pemerintah Provinsi Papua Tengah di Ilaga menunjukkan kepedulian dan komitmen pemerintah dalam merespons kondisi yang terjadi di Kabupaten Puncak.
Menurut Roni, kunjungan tersebut menjadi kesempatan penting bagi pemerintah untuk melihat kondisi di lapangan, mendengarkan berbagai masukan dari pemerintah daerah serta memberikan penjelasan kepada para kepala kampung dan kepala distrik mengenai data dana desa tahun 2026.
“Kami memberikan apresiasi kepada Gubernur dan Wakil Gubernur yang hadir langsung di Ilaga. Ini menunjukkan bahwa pemerintah provinsi tidak tinggal diam, tetapi hadir untuk melihat kondisi masyarakat dan pemerintahan secara langsung,” ujar Roni.
Ia menjelaskan, dalam rapat tersebut para kepala kampung dan kepala distrik mendapatkan pemaparan mengenai data dana desa tahun 2026, termasuk penjelasan terkait adanya perubahan atau pengurangan alokasi dana desa berdasarkan ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, setelah mendapatkan penjelasan dalam rapat, para kepala kampung dan kepala distrik yang hadir dapat memahami persoalan tersebut sehingga tidak lagi terjadi kesalahpahaman mengenai pengelolaan dan besaran dana desa tahun 2026.
Roni menyebut penjelasan tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2026. Ia berharap informasi yang telah disampaikan dapat diterima secara baik dan menjadi dasar dalam menjaga situasi tetap kondusif.
Ia juga berharap hasil Rapat Koordinasi Terpadu dapat menjadi dasar dalam mempercepat proses pemulihan, baik terhadap pelayanan pemerintahan maupun kondisi sosial masyarakat pascainsiden.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat kembali berjalan dengan baik,” katanya.
Roni menegaskan, penanganan pascainsiden membutuhkan kerja sama seluruh pihak, mulai dari pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Pemerintah Kabupaten Puncak, aparat keamanan, tokoh masyarakat hingga seluruh elemen masyarakat.
Kunjungan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah ke Ilaga diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antarpemerintahan sekaligus mempercepat pemulihan Kabupaten Puncak agar pelayanan publik dapat kembali berjalan secara optimal.
(Lisa – Redaksi DA)







Apa komentar anda ?