ELELIM, nokenlive.com — Pemerintah Kabupaten Yalimo menggelar Malam Dharma dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Elelim, Kabupaten Yalimo, Provinsi Papua Pegunungan, Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Yalimo Dr. Nahor Nekwek, S.Pd., M.M., Ketua DPRD Kabupaten Yalimo, Kapolres Yalimo beserta jajaran, Perwira Penghubung Dandim Jayawijaya, para kepala perangkat daerah, serta anggota Paskibraka Kabupaten Yalimo bersama para pelatih.
Dalam sambutannya, Bupati Nahor Nekwek mengatakan bahwa peringatan kemerdekaan bukan sekadar perayaan, tetapi momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus meneruskan semangat kemerdekaan melalui karya nyata.

Khusus kepada anggota Paskibraka, Bupati berpesan agar tugas mengibarkan dan menurunkan Sang Merah Putih dimaknai sebagai kehormatan sekaligus proses pembentukan karakter, disiplin, tanggung jawab, persatuan dan kecintaan terhadap bangsa dan negara.
“Tugas Paskibraka bukanlah akhir dari sebuah perjuangan. Justru, ini adalah awal dari perjalanan panjang kalian menuju masa depan,” ujar Bupati.
Ia mendorong generasi muda Yalimo untuk berani bermimpi dan tidak merasa rendah diri karena berasal dari Papua Pegunungan. Menurutnya, anak-anak Yalimo memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi dan menjadi pemimpin masa depan.

“Jangan pernah merasa bahwa anak-anak Papua Pegunungan tidak mampu bersaing. Kalian mampu! Kalian punya kesempatan yang sama untuk menjadi orang-orang hebat,” tegasnya.
Bupati juga berharap generasi muda Yalimo tidak hanya menjadi penonton pembangunan, tetapi tampil sebagai pelaku utama pembangunan di tanah kelahirannya sendiri. Untuk itu, generasi muda harus memiliki cita-cita tinggi, bekerja keras, disiplin, bertanggung jawab dan mampu bekerja sama dengan siapa pun.

Ia menegaskan bahwa pembangunan Papua Pegunungan tidak hanya membutuhkan infrastruktur, tetapi juga sumber daya manusia yang berkualitas, berkarakter dan berintegritas. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus mendorong generasi muda Yalimo melalui pendidikan, peningkatan keterampilan dan berbagai ruang pengembangan diri.

“Saya percaya, dari tanah Yalimo akan lahir generasi-generasi hebat yang mampu mengharumkan nama Papua Pegunungan dan Indonesia,” katanya.
Menutup pesannya, Bupati meminta para Paskibraka membawa nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, persatuan dan kecintaan terhadap tanah air ke keluarga serta lingkungan masing-masing.
Malam Dharma tersebut menjadi momentum untuk meneguhkan semangat bahwa Paskibraka hari ini adalah generasi pemimpin Yalimo dan Papua Pegunungan di masa depan. (Redaksi DA)





Apa komentar anda ?